Sudah 68 Hari, Menteri LHK Berharap Karhutla di Sumsel Segera Berakhir
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memantau langsung kerja-kerja Manggala Agni mengatasi karhutla ke Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Ia menyebutkan pemadaman karhutla di Desa Jungkal sudah dilakukan selama 68 hari.
Ia mengungkapkan kebakaran di Ogan Komering Ilir yang terjadi di lahan gambut menjadi berbahaya karena bisa lama dan sulit dipadamkan. Kebakaran di lahan gambut juga menimbulkan banyak asap yang bisamelintasi batas negara.
Baca Juga
“Sumatera Selatan memiliki wilayah gambut yang luas, yang terbakar ini adalah wilayah konsesi yang pailit, dan sedang dalam proses kepailitan dan akan dicarikan langkah, serta tidak bisa dibiarkan terbakar,” ucap Siti Nurbaya, Senin (13/11/2023).
Selain itu, Siti Nurbaya juga menyebutkan bahwa harus ada pengamanan lebih lanjut. Pasalnya, tidak cukup hanya melakukan pemadaman karhutla, melainkan harus ada aspek tata kelola lahan yang perlu lebih ketat dikontrol.
Diketahui, Manggala Agni sudah berjuang memadamkan api sejak awal September 2023, membangun tenda untuk fokus melakukan pemadaman. Dari total 109.000 hektare hutan dan lahan terbakar di Sumsel sepanjang Januari-Oktober 2023, kejadian terparah ada di Desa Jungkal.
Baca Juga
Operasi pemadaman sudah dimulai sejak 9 September 2023. Namun, kebakaran tetap meluas hingga mencapai 6.000 hektare. Kebakaran di lokasi ini menyumbang polusi asap terbesar di Sumsel, terutama ke Palembang dan sekitarnya. Bahkan, asap mencapai provinsi tetangga, seperti Jambi dan Riau. (CR-9)

