Pagi Hari Kualitas Udara Jakarta Masuk Empat Terburuk di Indonesia, Tapi BMKG Prakirakan Hujan Ringan Sore Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kualitas udara di Jakarta berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif pada Minggu pagi. Berdasarkan data IQAir yang diperbarui pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai 140 dengan konsentrasi polutan PM2,5 sebesar 51,5 mikrogram per meter kubik.
Konsentrasi PM2,5 tersebut tercatat 10,3 kali lebih tinggi dibandingkan nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kelompok sensitif, seperti orang dengan gangguan jantung atau paru-paru, disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan dan mengenakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
PM2,5 merupakan partikel halus berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil yang dapat berasal dari debu, asap, dan jelaga. Paparan partikel tersebut dalam jangka panjang dikaitkan dengan risiko kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga disarankan menghindari aktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk mengurangi masuknya udara kotor, serta menyalakan penyaring udara di dalam ruangan.
Berdasarkan data IQAir, kualitas udara Jakarta menempati urutan keempat terburuk di Indonesia. Posisi tersebut berada setelah Palembang dengan indeks 175, Tangerang 163, dan Tangerang Selatan 152.
Baca Juga
BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem, Hujan hingga Rob pada Rabu
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta cerah hingga cerah berawan pada Minggu pagi. Namun, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan ringan pada sore hari.
Melalui akun Instagram @infombkg, yang dikutip dari Antara, Minggu (1/11/2026) BMKG menyampaikan Jakarta Barat dan Jakarta Selatan diprakirakan cerah pada pagi hari. Sementara itu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu diprakirakan cerah berawan.
Memasuki siang hari, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu diprakirakan cerah berawan. Adapun Jakarta Utara berpotensi mengalami udara kabur, yakni kondisi ketika jarak pandang berkurang akibat partikel-partikel kecil kering yang melayang di udara.
Pada sore hari, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara diprakirakan berawan. Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan ringan, sedangkan Kepulauan Seribu diprakirakan cerah berawan.
Pada malam hari, seluruh wilayah administrasi Jakarta dan Kepulauan Seribu diprakirakan cerah berawan. Suhu udara ibu kota sepanjang hari ini diperkirakan berkisar 27–28 derajat Celsius.
Baca Juga
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Hujan Guyur Mayoritas Kota Besar Indonesia
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong berbagai upaya untuk mengurangi pencemaran udara. Salah satunya melalui gerakan kolaboratif #SatuLangkahDulu yang mengajak masyarakat mengambil peran menjaga kualitas udara dengan memulai langkah sederhana dari lingkungan masing-masing.
Pemprov DKI juga mendorong pengurangan penggunaan kendaraan pribadi melalui sejumlah kebijakan, termasuk penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said serta kawasan Sudirman-Thamrin.
Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor dan mendorong terciptanya kualitas udara yang lebih baik di Jakarta.
