Rapat Kabinet di Istana Bogor, Ara Siapkan Sejumlah Program Andalan PKP
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan sejumlah program andalan kementeriannya menjelang rapat kabinet yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026).
Program-program tersebut di antaranya bedah rumah sebanyak 400.000 unit, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan Rp50 triliun, penyaluran rumah subsidi sebanyak 350.000 unit, hingga sertifikasi tanah gratis bagi masyarakat.
"Ya, harus siap kerja keras, jangan korupsi, banyak terobosan, bekerja lebih cepat. Ya, kita kan program andalannya kan teman-teman tahu ya, bedah rumah 400.000 (unit)," kata Ara di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026).
Baca Juga
Menteri Ara Ubah Syarat Bedah Rumah, Penghuni Kontrakan Bisa Dapat Bantuan
Maruarar menambahkan, Kementerian PKP juga mengandalkan program KUR Perumahan dengan plafon hingga Rp 50 triliun. Menurut dia, program tersebut telah dimanfaatkan lebih dari 100.000 debitur untuk membangun, merenovasi, dan membeli rumah.
"Itu KUR Perumahan kalau enggak salah sudah 100.000 lebih ya yang memanfaatkan ini. 100.000-112.000 (debitur) ya, yang buat membangun, merenovasi ya, dan membeli ya, itu," ungkapnya.
Selain itu, Maruarar menyebut program rumah subsidi dengan target 350.000 unit. Ia juga mengungkapkan rencana mengundang Presiden Prabowo untuk menghadiri acara akad kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi bagi 71.000 unit di Malang, Jawa Timur pada 17 Desember 2026.
"71.000 (KPR subsidi diakadkan). Nah, itu ya, kita undang Presiden ya, 17 Desember (2026) di Malang ya," ucap Ara.
Program selanjutnya yang akan disampaikan ke Kepala Negara adalah sertifikasi tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui kerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Ara menyebut, pemerintah merencanakan penerbitan 1 juta sertifikat tanah pada tahun ini.
"Kita juga kerja sama dengan ATR (Kementerian ATR/BPN), itu sertifikasi tanah gratis buat rakyat ya, tahun ini rencananya 1 juta (sertipikat)," tegasnya.
Lebih lanjut, Maruarar menargetkan pembangunan 10 tower rumah susun (rusun) pada tahun 2027. Dikatakan, realisasi pembangunan rusun pada tahun ini baru mencapai sembilan tower.
"Tahun depan kita merencanakan 10 ya," katanya.
Maruarar juga menyampaikan, realisasi penyerapan anggaran Kementerian PKP pada 2025 mencapai 96%. Sementara itu, untuk 2026, ia optimistis penyerapan anggaran kementeriannya dapat mencapai 97%.
"Saya juga senang, tahun 2025 kita serapannya (realisasi APBN TA 2025) 96%, dan tahun ini kita masih optimistis (realisasi APBN TA 2026) di 97%," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumpulkan seluruh menteri dan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Bogor pada Jumat (16/10/2026) malam.
Baca Juga
PKP Terima Lahan Kemenkomdigi 45 Ha di Depok, Bisa Tampung 150.000 Rusun MBR
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Syahganda membenarkan agenda tersebut saat dikonfirmasi.
"Kalau diundang jam 19.00 WIB, benar," kata Syahganda.
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi juga membenarkan adanya rapat kabinet yang dipimpin langsung oleh Prabowo. Ia mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda rutin untuk memantau pelaksanaan program Asta Cita di masing-masing kementerian.
"Agenda rutin saja. Tentang monitoring dan pengendalian implementasi program-program Asta Cita Presiden di masing-masing kementerian, sesuai tugas pokok fungsinya," tutur Viva Yoga.
