Respons Kasad Jenderal Maruli soal Isu Jadi Calon Panglima TNI: Enggak Apa-Apa
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menanggapi isu yang menyebut namanya masuk dalam bursa calon panglima TNI. Maruli tidak mempermasalahkan namanya diisukan menjadi kandidat calon panglima TNI.
Tak hanya dirinya, Maruli menyatakan, seluruh kepala staf angkatan juga berpeluang menjadi calon panglima TNI.
Baca Juga
Kasad Jenderal Maruli Benarkan Letjen Iwan Setiawan Ditunjuk Jadi Pangkostrad
"Ya enggak apa-apa, kalau calon semua juga calon. Seluruh kepala staf calon," kata Maruli di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Maruli juga merespons beredarnya sejumlah nama dalam bursa calon Panglima TNI. Menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang biasa.
"Ya biasa," ujarnya.
Ketentuan mengenai pengisian jabatan panglima TNI tercantum dalam Pasal 13 Undang-Undang TNI. Aturan tersebut menyebutkan panglima TNI dapat berasal dari perwira tinggi yang pernah atau sedang menjabat sebagai kepala staf angkatan.
Maruli telah menjabat sebagai Kasad sejak 29 November 2023. Saat itu, Maruli menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kini menjadi Panglima TNI.
Maruli merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992 yang berasal dari kecabangan infanteri (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra. Sebelum menjadi Kasad, Maruli menjabat sebagai panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Selain itu, Maruli pernah bertugas di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Ia tercatat pernah menjabat Komandan Grup A Paspampres, Wakil Komandan Paspampres, hingga Komandan Paspampres.
Baca Juga
Prabowo Sampaikan Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri di Istana
Pada peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026) lalu, Presiden Prabowo Subianto menganugerahi Maruli dengan Tanda Kehormatan Maha Putra Adi Pradana.
