Kekayaan Kepala BRAN Dedi Prasetyo Capai Rp 11,17 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) Komjen Pol Dedi Prasetyo memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 11.172.500.000 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dedi melaporkan harta kekayaannya pada 27 Maret 2025 untuk laporan periodik 2024. Dalam laporan tersebut, Dedi tercatat tidak memiliki utang.
Dedi kini mendapat tugas baru sebagai Kepala BRAN setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026). Jabatan tersebut merupakan posisi baru setelah sebelumnya Dedi menjabat Wakapolri.
Berdasarkan LHKPN, harta Dedi paling besar berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai total Rp 8,65 miliar.
Aset tersebut terdiri dari lima bidang tanah dan bangunan. Pertama, tanah dan bangunan seluas 800 meter persegi/300 meter persegi di Kota Madiun senilai Rp 3,1 miliar yang diperoleh dari warisan.
Kedua, tanah dan bangunan seluas 415 meter persegi/250 meter persegi di Kota Tangerang Selatan senilai Rp 2,8 miliar yang diperoleh dari hasil sendiri.
Ketiga, tanah dan bangunan seluas 299 meter persegi/150 meter persegi di Kota Surabaya senilai Rp 1,65 miliar dari hasil sendiri.
Keempat, tanah dan bangunan seluas 300 meter persegi/70 meter persegi di Kota Palangka Raya senilai Rp 250 juta dari hasil sendiri.
Kelima, tanah dan bangunan seluas 242 meter persegi/100 meter persegi di Kota Madiun senilai Rp 850 juta yang diperoleh dari warisan.
Selain tanah dan bangunan, Dedi memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 977,5 juta.
Aset kendaraan itu terdiri dari Toyota Land Cruiser/Pick Up tahun 1998 senilai Rp 400 juta, Honda Vario tahun 2017 Rp 7,5 juta, Mitsubishi Pajero tahun 2017 Rp 190 juta, Honda CR-V tahun 2019 Rp 350 juta, serta Yamaha WR tahun 2021 Rp 30 juta.
Dedi juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 320 juta serta kas dan setara kas Rp 1,225 miliar.
Dalam LHKPN tersebut, Dedi tidak tercatat memiliki surat berharga maupun harta lainnya. Dengan demikian, total harta kekayaannya mencapai Rp 11.172.500.000 tanpa dikurangi utang.
