Jokowi Pamerkan KTA PSI, Bakal Dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina
JAKARTA, investortrust.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan memamerkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat menghadiri rapat koordinasi DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026). Jokowi menegaskan telah menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.
Dengan memamerkan KTA PSI, Jokowi menepis keraguan publik terkait komitmen politiknya bersama partai berlambang gajah tersebut selama hampir satu tahun terakhir.
"Bahwa saya itu sudah masuk menjadi keluarga besar PSI sejak 14 Oktober 2025. Sudah setahun yang lalu. Banyak yang enggak percaya, saya sekarang buka saja kartu anggota saya ini," kata Jokowi dikutip dari Antara.
Baca Juga
Ada Kaesang dan Jokowi, PSI Tak Masalah Ambang Batas Parlemen 5%
Untuk meyakinkan para kader PSI yang hadir, Jokowi juga membacakan identitas resmi beserta nomor keanggotaan yang tertera pada KTA fisik miliknya.
"Sekarang saya bacakan di sini. Tertulis nama, Joko Widodo. Nomor keanggotaan, saya bacakan ya. Nomor keanggotaan saya S 337220257777777," tutur Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan mengaku sempat heran saat melihat deretan angka tujuh yang mendominasi digit nomor keanggotaan resminya di PSI.
"Saya enggak tahu kenapa tujuhnya banyak sekali," ucapnya dengan gurauan.
Melalui penegasan dan pembuktian KTA tersebut, Jokowi berharap tidak ada lagi spekulasi atau kesimpangsiuran informasi yang mempertanyakan keabsahan status politiknya dengan PSI di arena publik.
"Jadi sudah jelas semuanya ya. Jangan sampai ada meragukan bahwa saya ini sudah menjadi keluarga besar PSI," tutur Jokowi.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana mengatakan, ini menjadi momen penting bagi partai berlambang gajah itu. Dan ini menjadi motor menuju kemenangan PSI di Pemilu 2029 mendatang.
"Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI. Kita semakin optimis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang," ucapnya.
Dikukuhkan sebagai Dewan Pembina PSI
Tak hanya sebagai kader biasa, Jokowi bakal dikukuhkan sebagai ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 mendatang.
Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengungkapkan pengukuhan tersebut kemungkinan akan dilaksanakan bertepatan dengan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya pada 16 November 2026.
"Mungkin tanggal 16 Oktober eh November 2026 nanti dia akan dikukuhkan sebagai ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia. Di saat hari rapimnas dan hari ulang tahun PSI. Lokasinya di Surabaya," kata Ali.
Baca Juga
Jokowi Mulai Keliling Indonesia Hari Ini, Kenakan Topi dan Kemeja PSI Menuju Lampung
Ali mengatakan langkah Jokowi membuka status di PSI memperjelas kapasitas Presiden ke-7 Indonesia itu saat berkeliling Indonesia.
"Tadi Pak Jokowi menegaskan telah ber-KTA sejak beberapa bulan lalu. Jadi keberadaan Pak Jokowi berkeliling itu bukan di-endorse, tapi dia itu adalah kader Partai Solidaritas Indonesia. Dia melakukan konsolidasi-konsolidasi," tuturnya.
