IndoFringe Festival Diharapkan Bisa Dorong Terwujudnya Indonesia Emas 2045
JAKARTA, investortrust.id - IndoFringe International Festival diharapkan bisa menjadi wadah yang mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045. Pasalnya, festival tersebut menjadi ajang berkumpulnya bakat-bakat terbaik Indonesia dari berbagai bidang.
Penanggung Jawab IndoFringe Festival, Sachin Gopalan menjelaskan, Indonesia harus sudah memikirkan cara untuk mempersiapkan generasi muda agar di 2045 mampu menjadi pemimpin di berbagai sektor.
“Sekarang pemimpin-pemimpin masa depan itu masih ada di sekolah dan kampus. So, apa yang kita lakukan biar anak muda bisa siap menjalankan Indonesia Emas? Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, mana mungkin SDM-nya bisa siap? Kalau tidak dirintis, kapan siapnya?” ujar Sachin Gopalan di Jakarta, Kamis (16/11/2023).
Sachin menerangkan, IndoFringe International Festival 2023 bekerja sama dengan sembilan sekolah di Jakarta sebagai pihak penyelenggara. Namun, kesembilan sekolah tersebut sudah melibatkan 280 sekolah yang ikut menjadi peserta.
Sebagai contoh adalah SMKN 57 Jakarta yang menjadi salah satu sekolah penyelenggara event (tuan rumah) tahun ini. Sekolah tersebut memilih tema tari tradisional dan modern sebagai yang dilombakan. Menariknya, sebanyak 43 sekolah lain berpartisipasi mengikuti festival tersebut.
“Sembilan sekolah ini sudah melibatkan 280 sekolah yang ikut jadi peserta. Karena ini kompetisi. Biasanya kan sekolah hanya bikin festival hanya untuk siswa mereka saja. Sekarang enggak, satu sekolah bisa undang 30 sampai 50 sekolah lain yang jadi peserta,” papar Sachin Gopalan.
Sachin sangat mengapresiasi festival ini karena selain bisa menyaring bakat-bakat terbaik bangsa, para siswa juga dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyelenggarakan sebuah event. Ia pun menargetkan ke depannya ada ribuan sekolah yang terlibat dalam festival ini.
“Saya merencanakan ini harus ada di 10.000 sekolah di Indonesia. Tapi untuk tembus ke 10.000 sekolah, saya mungkin hanya perlu membuat event di 1.000 sekolah atau 500 sekolah. Dengan multiplayer effect, jaringannya akan menggapai 10.000 sekolah,” sebutnya.
Sachin berencana dalam 5 sampai 10 tahun ke depan dapat membuat jaringan festival IndoFringe ini di lebih dari 50 kota atau kabupaten. Dengan demikian, Indonesia memiliki piramida untuk mencari bakat terbaik dari level sekolah yang masuk ke kampus, dan masuk ke komunitas.
“Bukan hanya bakat menyanyi atau menari, tapi juga fotografer, desainer, semua bakat-bakat terbaik di Indonesia kelihatan dari kerjaan mereka di festival masing-masing. So, bakat-bakat terbaik bisa kita dorong, dibawa ke level pusat, nanti dari Jakarta bisa juga kita berangkatkan ke negara lain. Kita sekarang ada kerja sama dengan 35 kedutaan besar, biar nanti kita cari program sama mereka,” pungkas Sachin Gopalan. (CR-8)

