Upbit Indonesia Gelar Kegiatan Kemanusiaan di Flores dan Edukasi Anak di Medan
JAKARTA, investortrust.id – Upbit Indonesia menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur, serta menggelar kegiatan edukasi bagi anak-anak di Medan, Sumatera Utara, pada September 2026.
Di Flores, Upbit Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Andaru Selaras (YAS) pada 5 September 2026 untuk menyalurkan sejumlah kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai.
Bantuan yang diberikan meliputi selimut, matras, terpal, hygiene kit, dignity kit, baby kit, dukungan air bersih, dan paket pangan keluarga.
Berdasarkan data yang disampaikan Upbit Indonesia, sekitar 47.840 warga di Kabupaten Manggarai mengungsi dan 17.108 rumah mengalami kerusakan. Sejumlah lokasi pengungsian juga masih menghadapi keterbatasan air bersih, sanitasi, penerangan, serta perlengkapan kebutuhan dasar.
Baca Juga
Upbit Indonesia Gandeng Persija, Perluas Edukasi Aset Digital ke Komunitas Sepak Bola
Selain bantuan kebutuhan dasar, kegiatan tersebut mencakup sesi Tension & Trauma Release Exercises (TRE) bagi penyintas, relawan, dan petugas yang terlibat dalam penanganan bencana. Sesi tersebut dipandu oleh fasilitator bersertifikat.
Sementara itu, di Medan, Upbit Indonesia berkolaborasi dengan Heart2Hand.Project dalam program Volunteer Batch 5 pada 20 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 30 relawan dan 30 anak yang belajar di lingkungan pinggir jalan. Empat petugas pemadam kebakaran turut terlibat dalam sesi edukasi mengenai keselamatan dan pencegahan risiko kebakaran.
Baca Juga
Jadi Head of Operations Upbit, Irvan Tisnabudi Soroti Risiko Platform Kripto Ilegal
Selain materi keselamatan, kegiatan di Medan mencakup pembelajaran bersama, pengenalan profesi pemadam kebakaran, serta permainan interaktif.
CEO Upbit Indonesia Resna Raniadi dalam siaran pers, Kamis (24/9/2026) mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari aktivitas sosial perusahaan di Indonesia.
“Kontribusi kami tidak hanya melalui edukasi aset digital, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Resna.
