Transjakarta Operasikan Kembali Halte Universitas Pancasila setelah Direvitalisasi
JAKARTA, investortrust.id - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengaktifkan Halte Non-BRT Universitas Pancasila setelah menjalani revitalisasi sejak 22 Juni 2026. Reaktivasi halte tersebut diresmikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).
Transjakarta menyebut revitalisasi dilakukan untuk mengatasi penumpukan penumpang dan kepadatan di area sekitar halte.
"Revitalisasi Halte Universitas Pancasila ini bukan sekadar perbaikan fisik semata, melainkan bagian dari upaya kami dalam menghadirkan ekosistem transportasi publik yang terintegrasi, aman, dan nyaman. Dengan penataan yang lebih rapi, kami berharap dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan pengguna KRL di titik transit krusial ini," kata Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga
Transjakarta Kembali Operasikan Lift dan Eskalator Seusai Cek Abu Krakatau
Sebelum direvitalisasi, lanjutnya, lokasi tersebut kerap mengalami kepadatan pelanggan dari sejumlah rute Transjakarta, yakni 9H, 4B, D21, Jak 44, dan Jak 64. Kondisi tersebut juga terganggu oleh keberadaan pedagang kaki lima (PKL).
Revitalisasi difokuskan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih teratur dan rapi, sekaligus memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi pengguna transportasi publik.
"Halte Universitas Pancasila juga menjadi titik transit yang menghubungkan layanan bus Transjakarta secara langsung dengan layanan Commuter Line di Stasiun Universitas Pancasila," tutur Welfizon.
Dengan kembali beroperasinya halte yang telah direvitalisasi, Transjakarta bersama Rano Karno juga mengajak masyarakat menggunakan transportasi publik dan menjaga fasilitas umum tersebut.
Baca Juga
Grand Kamala Lagoon Kini Terhubung Transjakarta, PP Properti (PPRO) Dorong Nilai Tambah Kawasan
Rano menegaskan, Pemprov DKI Jakarta bersama Transjakarta akan terus meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik agar memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Pemprov DKI Jakarta bersama Transjakarta akan terus meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik agar semakin memenuhi kebutuhan masyarakat. Transjakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sementara Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik," kata dia.
