Penerbangan Lewat Soetta Kembali Dibuka
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, kembali dibuka mulai Selasa (8/9/2026) pukul 00.01 WIB. Pembukaan tersebut mengakhiri gangguan operasional sejak Minggu (6/9/2026) pagi akibat penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan, selain Soetta, penerbangan melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung juga kembali dibuka pada waktu yang sama. Keputusan diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi landasan, fasilitas penerbangan, ruang udara, dan perkembangan sebaran abu vulkanik.
“Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali dibuka untuk melayani penerbangan,” ujar Dudy saat meninjau Bandara Soetta, Selasa dini hari.
Baca Juga
Lapor ke Prabowo, Menhub Sebut Bandara Atung Bungsu Sudah Dibuka Kembali
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau meningkat sejak Sabtu (5/9/2026). Secara resmi, penutupan operasional Soetta diberlakukan pada Minggu (6/9/2026) pukul 01.30 WIB melalui Notice to Airmen (NOTAM) A3341/26. Kebijakan itu diambil setelah hasil paper test pada Minggu pukul 00.35–01.05 WIB menunjukkan indikasi positif abu vulkanik di kawasan bandara. Namun, gangguan penerbangan telah terjadi sejak Sabtu menyusul erupsi Anak Krakatau dan pergerakan abu menuju wilayah Banten dan Jakarta.
Berdasarkan data pemantauan hingga Sabtu pukul 22.00 WIB, sedikitnya 33 penerbangan di Soetta telah terdampak. Pada rute internasional tercatat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan ulang. Rute yang terdampak meliputi penerbangan dari dan menuju Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul atau Incheon, Doha, Amsterdam, serta Kuala Lumpur. Pada rute domestik terdapat empat pembatalan dan satu pengalihan penerbangan, antara lain pada rute Lampung, Denpasar, dan Surabaya. Kementerian Perhubungan melalui Antara
Penutupan yang semula diperkirakan hanya berlangsung sampai Minggu pukul 05.30 WIB kemudian beberapa kali diperpanjang karena sebaran abu vulkanik masih dinamis. AirNav Indonesia memperbarui NOTAM secara berkala berdasarkan hasil pemantauan ruang udara dan kondisi di lapangan.
Pada Minggu, AirNav menerbitkan NOTAM A3348/26 yang memperpanjang penutupan hingga pukul 17.30 WIB. Sehari kemudian, melalui NOTAM A3373/26, penutupan diperpanjang sampai Senin pukul 18.00 WIB. AirNav selanjutnya mengeluarkan NOTAM A3387/26 yang menetapkan Soetta tetap berstatus closed hingga Senin pukul 23.59 WIB. AirNav Indonesia
EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro menjelaskan, perpanjangan penutupan merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan penerbangan. Keputusan tersebut mempertimbangkan perkembangan aktivitas Anak Krakatau serta arah dan luas penyebaran abu vulkanik.
AirNav melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau kondisi ruang udara dan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pengelola bandara, serta maskapai. Informasi aeronautika diperbarui setiap kali terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan.
Baca Juga
Penutupan 8 Bandara Diperpanjang hingga Tengah Malam, 341.000 Penumpang Terdampak
Meski bandara telah dibuka, pemulihan operasional diperkirakan berlangsung secara bertahap. Maskapai perlu menata kembali rotasi pesawat, jadwal awak, ketersediaan armada, dan penerbangan lanjutan setelah penutupan selama hampir dua hari. Layanan check-in dan keberangkatan mulai dipulihkan, tetapi sebagian penerbangan masih berpotensi mengalami perubahan jadwal.
Calon penumpang karena itu diimbau memeriksa status penerbangan langsung melalui maskapai sebelum berangkat menuju bandara. Penumpang juga perlu mengantisipasi kemungkinan penundaan, penjadwalan ulang, ataupun perubahan terminal sebagai dampak berantai dari penutupan sebelumnya.
