Jasa Marga: 416.304 Kendaraan Masuk Bandara Soetta lewat 2 Gerbang Tol pada Puncak Mudik
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas (VLL) sebesar 7,82% menjadi sebanyak 416.304 kendaraan yang melintas pada 2 gerbang tol menuju Bandara Soekarno Hatta pada H-7 (Rabu, 3 April 2024) hingga H-4 (Sabtu, 6 April 2024) Hari Raya Idulfitri 1445 H.
Marketing and Communication Department Head JMT, Panji Satriya mengatakan, pada hari normal volume lalu lintas (lalin) yang bertransaksi dari Jabotabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, melalui dua gerbang tol (GT) yakni GT Cengkareng dan GT Benda Utama mencapai 386.101 kendaraan.
Adapun rincian peningkatan VLL transaksi di GT Cengkareng Jalan Tol Sedyatmo sebesar 6,38% atau sebanyak 310.148 kendaraan dibandingkan dengan lalin normal sebanyak 291.559 kendaraan.
“Peningkatan tertinggi lalu lintas menuju Bandara Soekarno Hatta tercatat terjadi pada Jumat, 5 April 2024. Tercatat sebanyak 84.562 kendaraan melintasi GT Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta, meningkat 9,62% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 77.143 kendaraan,” ujar Panji dalam keterangan tertulis, Minggu (7/4/2024).
Baca Juga
Sementara itu, VLL transaksi di GT Benda Utama Jalan Tol Kunciran-Cengkareng, sebesar 12,28% atau sebanyak 106.156 kendaraan dari VLL transaksi normal sebanyak 94.542 kendaraan.
“Sedangkan melalui GT benda Utama, tercatat peningkatan tertinggi, terjadi pada Sabtu, 6 April 2024.Sebanyak 21.937 kendaraan, meningkat 18,30% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 18.544 kendaraan,” tandas Panji.
Lalu Lintas Jawa Barat
Untuk lalin Jawa Barat, lanjut Panji, terpantau peningkatan lalin kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju selatan melalui jalan tol ruas Cipularang dan ruas Padaleunyi.
“Pada GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, JMT mencatat sebanyak 127.460 kendaraan menuju Bandung atau Jakarta, meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut meningkat 14,21% dari lalin normal yaitu sebanyak 111.604 kendaraan,” tandas Panji.
Sedangkan, VLL transaksi dari arah sebaliknya atau yang menuju Rancaekek atau Sumedang melalui GT Cileunyi tercatat 135.908 kendaraan atau meningkat 22,74% dibanding lalin normal sebanyak 110.728 kendaraan.
Selanjutnya di GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi, terpantau peningkatan VLL transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung tercatat 115.709 atau lebih rendah 0,61% dari lalin normal sebanyak 116.422 kendaraan.
Baca Juga
Sementara sebaliknya, kendaraan yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur (keluar) tercatat VLL transaksi sebanyak 140.422 kendaraan atau lebih tinggi 0,93% dibandingkan lallin normal sebanyak 139.133 kendaraan.
“Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan,” imbuh Panji.
Jasa Marga, tambah Panji, juga mengimbau kepada pengguna jalan hanya menggunakan 1 (satu) kartu transaksi elektronik (e-toll) yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II, satu e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar.
“Lakukan pembaharuan informasi rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way di jalan tol dengan mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, aplikasi Travoy, Website www.jasamarga.com atau one call center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080,” pungkas Panji.

