Menko Airlangga Jelaskan Anggaran Makan Siang dan Susu Gratis Disiapkan Bertahap
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan anggaran untuk program makan siang dan susu gratis akan disiapkan bertahap. Program makan siang dan susu gratis merupakan program prioitas yang digaungkan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Anggarannya ada bertahap. Nanti hari Senin kita inikan, ada skalanya,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Jumat (23/02/2024).
Airlangga mengatakan program makan siang dan susu gratis itu akan masuk kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 yang dibahas dalam rapat sidang kabinet bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (26/02/2024).
“KEM-PPKF sedang dibahas nanti. Senin akan ada sidang kabinet jadi tunggu saja Senin,” kata dia.
Baca Juga
Ini Dia Risikonya jika Subsidi Energi Dipangkas untuk Makan Siang Gratis
Sebelumnya, Airlangga memastikan program makan siang dan susu gratis bakal masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
“Masuk,” kata Airlangga sembari mengangkat jempolnya.
Sementara itu, melalui keterangan resmi, Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko mengatakan berdasarkan simulasi dan perencanaan program makan siang dan susu gratis itu memerlukan pembiayaan skala penuh hingga Rp 450 triliun per tahun.
“Sehingga diperkirakan secara bertahap program ini memerlukan pembiayaan sebesar Rp 100 -120 triliun pada tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran” kata Budiman.
Baca Juga
Pengusaha Protes Pembatasan Impor Bahan Baku, Menko Airlangga Serahkan ke Kemendag
Budiman mengatakan, Prabowo-Gibran merencanakan program ini dibangun dengan format kolaborasi antar pemangku kepentingan di sektor industri pangan nasional. Pembelanjaan hulu, hilirisasi komoditi pangan skala kabupaten, serta konsep collaborative farming.
“Yang melibatkan industri pangan nasional akan mewarnai implementasi program ini,” kata dia.

