Menteri Ara Kucurkan Rp 2,1 Miliar Uang Pribadi untuk Umrah 60 Orang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan telah membayar paket umrah untuk 60 orang menggunakan uang pribadi. Total pembayaran tersebut mencapai Rp 2,1 miliar.
Hal itu disampaikannya dalam ajang Indonesia Property & Bank Award (IPBA) ke-XX di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam.
"Tahun ini sudah saya siapkan, coba tampilkan kuitansinya, saya sudah bayar buat 60 (unit rumah). Saya bayar pakai uang pribadi ya Pak, tidak pakai APBN," kata Ara.
Baca Juga
Dalam kuitansi nomor KW2608.001 yang diterbitkan PT Hasanah Asyesa Internasional (Hasanah Tour & Travel) pada 28 Agustus 2026, tercatat penerimaan uang dari Maruarar Sirait sebesar Rp 2,1 miliar.
Dana tersebut diperuntukkan sebagai pembayaran paket umrah November 2026 untuk 60 orang. Mereka terdiri dari 12 karyawan Pesona Kahuripan Grup, 8 karyawan Kawah Anugrah Property, 6 karyawan Dwi Wahana Delta Megah, 4 karyawan Infiniti Land, 4 karyawan Arsol Grup Nusantara, 4 karyawan Delta Grup, 4 karyawan Tadisangka Grup, 4 karyawan LIP House Grup, 4 karyawan Bungsuland Property, 4 orang marbot masjid, serta 6 jurnalis properti.
Maruarar juga berjanji akan kembali menyiapkan hadiah umrah pada tahun berikutnya. Kali ini, dia menyiapkan hadiah untuk delapan unit rumah subsidi.
"Dan untuk tahun berikutnya -- saya suka angka 8 karena Presiden saya suka angka 8, Presiden kita suka angka 8 -- untuk berikutnya saya siapkan hadiah 8 unit rumah subsidi buat juaranya. Dan itu tanpa uang negara, uang pribadi kami," tegas dia.
Baca Juga
Bukan Cuma APBN, Begini Jurus Maruarar Kejar Kebutuhan Rumah Rakyat
Menurut Ara, pemberian tersebut merupakan bentuk berbagi kepada pihak yang membutuhkan. "Saya sudah diberkati luar biasa oleh Tuhan Yang Maha Esa, izinkan saya berbagi untuk saudara-saudara yang membutuhkan," ucap dia.
Ara juga menyebut sejumlah bantuan yang sebelumnya diberikan melalui uang pribadi. Di antaranya pembangunan 103 rumah untuk korban bencana di Sumatera senilai Rp 10 miliar melalui "Kita Peduli", bantuan Rp 5 miliar untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Rp 1,5 miliar untuk korban kebakaran di Kampung Adat Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Dengan rendah hati itu semua dari uang usaha keringat doa kami supaya kami bisa berbagi," ujar dia.
Sebelumnya, Maruarar telah menjanjikan hadiah umrah dalam ajang Indonesia Property & Bank Award (IPBA) ke-XIX pada 2025. Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap ekosistem perumahan, mulai dari pengembang hingga jurnalis properti.
"Tahun depan, saya minta untuk diberikan penghargaan yang terbanyak dan terbaik dalam membangun rumah subsidi. Saya siapkan hadiah umroh bagi pengembang yang paling banyak bangun perumahan subsidi berkualitas, pada penyelenggaraan penghargaan berikutnya. Nanti saya akan berikan hadiah umroh 30 orang untuk juara 1, 20 orang untuk juara 2 dan 10 orang untuk juara 3. Tolong ingatkan saya," kata Ara kepada awak media di Jakarta pada 26 Juni 2025.
