Serangan Siber Tembus 16 Kali per Detik, ESET Perkuat Keamanan Berbasis AI
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Serangan siber di Indonesia semakin agresif. Laporan AwanPintar.id mencatat sedikitnya 16 serangan per detik pada semester I-2026.
Ancaman tersebut datang saat tuntutan kepatuhan regulasi semakin ketat. Perusahaan harus memperkuat perlindungan data sekaligus memenuhi ketentuan UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Kondisi ini mendorong perusahaan memperkuat sistem keamanan siber berbasis teknologi. ESET melalui distributor resminya, Prosperita Group, memperkuat Platform ESET PROTECT dengan teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Platform ESET PROTECT menyediakan konsol terpusat untuk memantau, mendeteksi, dan merespons ancaman secara real-time. Sistem ini mencakup komputer kerja, server, virtual machine, hingga perangkat seluler.
CTO Prosperita Group, Yudhi Kukuh mengatakan, kepatuhan terhadap regulasi kini menjadi kebutuhan perusahaan. “Compliance terhadap regulasi seperti UU PDP dan rancangan UU KKS bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sudah menjadi sebuah kebutuhan yang menuntut visibilitas penuh secara real-time di seluruh endpoint jaringan perusahaan,” kata Yudhi dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).
Platform tersebut juga menawarkan fleksibilitas deployment melalui server lokal berbasis Windows atau Linux maupun cloud. ESET menyediakan lebih dari 170 template laporan dan akses terhadap lebih dari 1.000 titik data untuk kebutuhan audit dan compliance.
Baca Juga
Serangan Siber Melonjak, Server Cloud Tanpa Pengamanan Jadi 'Concern' Utama
Dari sisi teknologi, Platform ESET PROTECT diperkuat ESET LiveGuard Advanced dan ESET AI Advisor. ESET juga menghadirkan AI Agent Security, AI Behavioral Monitoring, AI Conversation Security, serta AI Skills Checker.
Yudhi mengatakan teknologi tersebut membantu perusahaan menutup celah keamanan sebelum dieksploitasi. “Platform ESET PROTECT memadukan teknologi perlindungan berlapis yang ditenagai AI dengan dasbor terpadu untuk menambal setiap celah kerentanan sebelum sempat dieksploitasi, meminimalkan risiko sanksi regulasi, sekaligus memperkuat benteng pertahanan perusahaan dari berbagai bentuk ancaman yang semakin canggih,” jelasnya.
Prosperita Group juga akan membahas perkembangan keamanan siber dan kebutuhan kepatuhan dalam Prosperita Solution Day 2026. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 September 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta.
Dalam acara itu, ESET juga akan memperkenalkan layanan Managed Detection & Response (MDR) 24/7. Layanan tersebut menggabungkan analisis berbasis AI dan keahlian manusia untuk membantu mendeteksi serta merespons insiden siber.
