Brantas: Bendungan Cipanas Siap Diresmikan Presiden
JAKARTA, Investortrust.id - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi PT Brantas Abipraya (Persero) sebut pembangunan Bendungan Cipanas di wilayah perbatasan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Indramayu siap diresmikan Presiden Joko Widodo.
“Dalam pembangunan Bendungan Cipanas ini Brantas Abipraya bersinergi dengan BUMN Karya lainnya. Pada paket ini kami membangun infrastruktur fasilitas pendukung bendungan,” ujar Muhammad Toha Fauzi, Direktur Operasi I Brantas Abipraya dalam siaran pers yang dilansir laman resmi perseroan, dikutip Sabtu (30/12/2023).
Baca Juga
Brantas Abipraya Garap Paket Pembangunan Tol dan Akses Jalan di IKN
Lingkup pekerjaan Brantas Abipraya pada pembangunan Bendungan Cipanas ini meliputi pekerjaan jalan masuk, pekerjaan bendungan pelana, pekerjaan bangunan pelimpah, pekerjaan bangunan pengambilan, pekerjaan hidromekanikal, pekerjaan bangunan fasilitas, pekerjaan dermaga, dan menara pandang.
Bendungan berkapasitas 250,81 juta meter kubik ini merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN). Manfaat dari bendungan ini di antaranya untuk mereduksi banjir sebesar 487,75 meter kubik per detik,dan berpotensi menjadi pembangkit listrik sebesar 3 megawatt serta menyuplai air baku sebanyak 850 liter per detik untuk kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati.
Suplai air baku yang dihasilkan Bendungan Cipanas ini dibagi menjadi dua wilayah yaitu 650 liter per detik untuk Kabupaten Sumedang dan 200 liter per detik untuk Kabupaten Indramayu.
Baca Juga
Brantas Abipraya Siapkan 2.100 Rumah bagi Pejuang Eks Timtim
Tak hanya itu, bendungan multifungsi ini juga memiliki manfaat untuk menyuplai air irigasi pertanian di Kabupaten Sumedang dan Indramayu seluas 9.273 hektare, khususnya di Daerah Irigasi (DI) Cipanas, Cikawung, dan Cibunut.
Dukungan air irigasi dari bendungan diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam para petani. Sebelumnya, para petani di daerah irigasi tadi menggunakan metode tadah hujan yang hanya menghasilkan satu kali panen dalam setahun.
“Diharapkan, nantinya dengan dukungan air irigasi dari Bendungan Cipanas ini juga akan meningkatkan intensitas tanam lebih dari 1 kali panen dalam setahun menjadi 2 hingga 3 kali panen dalam setahun,” tutup Toha.

