Tinjau Ruang Darurat RSUD Maumere, Gibran Gendong Bayi Korban Gempa NTT yang Baru Lahir
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau ruangan darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Dalam kunjungan itu, Gibran sempat berinteraksi dengan sejumlah pasien. Temasuk para ibu yang baru melahirkan pascabencana gempa NTT pada Sabtu (15/8/2026) lalu.
Berdasarkan foto dan video dan foto yang diterima investortrust.id, Gibran mendatangi satu per satu pasien dan berdialog. Gibran menanyakan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien. Gibran juga memberikan bingkisan berisi kebutuhan pasien serta mainan untuk pasien anak.
Selanjutnya Gibran menuju ruangan darurat yang dihuni para ibu yang baru melahirkan. Gibran sempat juga berdialog dengan sejumlah ibu yang baru melahirkan dan keluarga yang mendampingi mereka.
Baca Juga
Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau Sikka, Pastikan Pendidikan Berjalan Pascabencana
"Pak sudah dikasih nama?" tanya Gibran kepada salah seorang pria yang sedang menemani istrinya yang baru melahirkan.
"Kok bingung, nanti langsung dibikinin akta sama Pak Bupati," kata Gibran sambil menunjuk Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.
"Berapa kilo (berat bayi)," tanya Gibran.
"3,1 (kilogram)," jawab seorang petugas kesehatan.
"Panjangnya?" tanya Gibran lagi.
"Panjangnya 49 (cm)," jawab petugas tersebut.
"Kapan (lahirnya bayi)?" tanya Gibran.
"Tadi pagi," jawab perempuan yang merupakan ibu dari sang bayi.
Bupati Juventus kemudian meminta Gibran untuk memberikan nama kepada sang bayi berjenis kelamin perempuan tersebut. Gibran pun menanyakan kepada orang tua sang bayi mengenai nama yang sudah disiapkan. Ayah sang bayi mengaku baru menyiapkan nama belakang atau marga.
Bupati Juventus kemudian meminta Gibran menggendong sang bayi agar lebih menyatu. Sebelum menggendong bayi yang dibedong dengan kain kuning itu, Gibran meminta untuk membersihkan tangannya terlebih dahulu.
Secara perlahan, Gibran menerima bayi tersebut dan menggendongnya dengan hati-hati.
"Takut nangis. Rambutnya tebal ini. Masih ada bayi lagi?" kata Gibran.
"Masih" jawab tenaga kesehatan.
"Kasih nama sendiri ya," kata Gibran sambil bercanda.
"Tahun lalu ada yang dikasih nama Gibran, yang gunung meletus," ujar Gibran lagi.
Gibran juga memuji sang bayi karena tetap tenang dalam gendongannya. Namun, Gibran khawatir sang bayi lapar.
"Kayaknya lapar ini. Lapar ya? Asi-nya lancar?" tanya Gibran.
Gibran secara perlahan mengembalikan sang bayi kepada seorang tenaga kesehatan.
"Takut nangis," katanya.
Baca Juga
Tinjau Dampak Gempa di Sikka, Wapres Gibran Tekankan Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga
Setelah berbincang singkat tentang kondisi ibu dan bayi, Gibran melanjutkan untuk mendatangi satu persatu para ibu yang baru melahirkan pascagempa NTT.
Gibran juga menyerahkan bingkisan berisi kebutuhan ibu dan bayi kepada para pasien atau keluarga yang mendampinginya.
Dikutip dari Antara, selain meninjau tenda perawatan darurat, Wapres Gibran juga berkeliling melihat fasilitas rumah sakit termasuk ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif. Gibran juga memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah bayi yang dirawat di luar ruangan.

