Undangan HUT Ke-81 RI Mulai Disampaikan ke Presiden dan Wapres Terdahulu
JAKARTA, investortrust.id - Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan panitia HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai mengantarkan undangan resmi kepada para presiden dan wakil presiden terdahulu atau keluarga.
Pras, sapaan Prasetyo Hadi mengatakan, terdapat sejumlah pejabat yang ditugaskan mengantarkan undangan kepada mantan presiden dan wakil presiden atau pihak keluarga untuk menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
"Mulai hari ini kami dari panitia menugaskan beberapa pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi kepada seluruh presiden, wakil presiden, maupun keluarga presiden maupun keluarga wakil presiden untuk hadir dalam rangka Peringatan Detik-Detik Proklamasi," kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga
Pras berharap para mantan pemimpin negara atau pihak keluarga dapat hadir dalam rangkaian peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI.
"Untuk mengundang secara resmi untuk hadir di dalam rangka peringatan detik-detik Proklamasi," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo menyebut pemerintah juga mempersiapkan sejumlah hal yang berbeda dalam pelaksanaan perayaan HUT ke-81 RI di Istana tahun ini. Namun, ia belum mengungkap secara rinci bentuk kejutan yang telah disiapkan.
"Ya, pasti ada perbedaan ya. Kalau masalah kejutannya, ya ditunggu nanti. Namanya juga kejutan," ujarnya.
Di sisi lain, Prasetyo menyebut minat masyarakat untuk mengikuti langsung perayaan HUT ke-81 RI di Istana cukup tinggi. Selama lima hari periode pendaftaran, tercatat lebih dari 336 ribu orang mengajukan diri sebagai peserta undangan.
"Selama lima hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar," tandasnya.
Puncak peringatan HUT ke-81 RI berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, dengan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada sore hari.
Prasetyo memastikan terdapat perbedaan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, Pras mengungkapkan bakal ada kejutan untuk memeriahkan peringatan HUT RI tahun ini. Namun, Pras masih merahasiakan kejutan tersebut.
"Ya, pasti ada perbedaan ya. Kalau masalah kejutannya, ya ditunggu nanti. Namanya juga kejutan," kata Pras.
Pras mengungkap salah satu perbedaan dari HUT RI sebelumnya. Istana Kepresidenan berencana menambah tenda di luar pagar Istana Merdeka. Keberadaan tenda tambahan itu untuk mengakomodasi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
"Tadi juga ada rencana mau mungkin ada penambahan tenda, tetapi bukan untuk undangan. Mungkin kami akan siapkan untuk mengakomodasi saudara-saudara kita banyak juga yang apa, ikut nonton ya, di luar pagar Istana. Jadi kami tadi cek lapangan mungkin supaya menontonnya juga lebih enak, kami akan coba siapkan tempat yang lebih representatif," kata Pras.
Baca Juga
Jelang HUT Ke-81 RI, Tim Upacara dan Paskibraka Gladi Bersama di Istana Merdeka
Di sisi lain, Prasetyo menyebut minat masyarakat untuk mengikuti langsung perayaan HUT ke-81 RI di Istana cukup tinggi. Selama lima hari periode pendaftaran, tercatat lebih dari 336.000 orang mengajukan diri sebagai peserta undangan. Padahal, kuota untuk masyarakat yang mengikuti upacara hanya 5.500 orang. Untuk itu, Istana Kepresidenan menambah kuota sebanyak 3.400 orang.
"“Selama kemarin kami koreksi ya bukan 4 hari, tetapi selama 5 hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar yang sebenarnya kapasitas yang memungkinkan hanya 5.500, tetapi kami pastikan ada penambahan 3.400 kursi lagi,” ungkapnya.

