Angkutan Lebaran 2024, Korlantas Polri: Kasus Laka Lintas Turun 8%
JAKARTA, investortrust.id - Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) menyatakan, kasus kecelakaan lalu lintas (laka lintas) angkutan Lebaran 2024 menurun 8% dari periode angkutan Lebaran 2023. Sedangkan tingkat fatalitas menurun 12% dari periode tahun lalu.
''Kalau tahun lalu (2023), ada 3.561 kasus kecelakaan, tahun ini (2024) turun 8% ke 3.286 kasus,'' kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (19/4/2024).
Begitu pun dengan tingkat fatalitas kecelakaan, menurut Kakorlantas, pada periode angkutan lebaran kali ini terjadi penurunan fatalitas sebesar 12% dari periode angkutan lebaran 2023.
Baca Juga
Menhub Ungkap Pergerakan Selama Libur Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang
''Tingkat fatalitas juga menurun 12% dari 534 meninggal dunia (di tahun 2023), tahun ini 469 (meninggal dunia). Untuk luka berat, ada kenaikan 33%, 444 (korban luka) menjadi 590 (orang). Luka ringan turun 10% dari 4.936 (orang) menjadi 4.460,'' ungkap Irjen Aan.
Dia juga menyoroti dua kasus menonjol pada angkutan Lebaran 2024 yakni kecelakaan maut di Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) KM 58, Karawang Timur, Jawa Barat pada Senin (8/4/2024) yang menewaskan 12 orang.
Kasus laka selanjutnya yaitu Bus Rosalia Indah jurusan Jakarta- Surabaya yang keluar jalur dan menewaskan delapan orang di Tol Batang-Semarang KM 370 pada Kamis (11/4/2024).
''Ini tentu menjadi bahan evaluasi kami dalam mengelola blind spot atau titik-titik rawan kecelakaan. Sehingga tahun depan mudah-mudahan kita bisa merealisasikan zero accident selama Operasi Ketupat," tutup Irjen Aan.

