Zulhas Sebut Pengelolaan Kopdes Merah Putih Diserahkan ke Desa setelah 2 Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pengelolaan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih akan diserahkan kepada pihak desa setelah dua tahun beroperasi. Pemerintah akan menyerahkan setelah melakukan perbaikan dan pembenahan.
Hal itu disampaikan Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan dalam keterangan pers seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
“Dua tahun perbaikan, dibenahi, diselesaikan, setelah dua tahun diserahkan kepada desa. Karena itu koperasi milik desa,” katanya.
Baca Juga
Prabowo Instruksikan Seluruh K/L Dukung Kopdes Merah Putih, Termasuk TNI dan Polri
Zulhas menargetkan sebanyak 25.000 unit Kopdes Merah Putih rampung dan mulai beroperasi. Ditargetkan sebanyak 35.862 unit Kopdes Merah Putih rampung dan beroperasi pada akhir tahun 2026, .
“Akhir tahun 35.862 akan jadi,” ujarnya.
Dalam ratas tersebut, Prabowo menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga (K/L), termasuk TNI dan Polri mendukung kesuksesan program Kopdes Merah Putih.
"Tadi Bapak Presiden memastikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih dipastikan harus didukung oleh semua kementerian lembaga. Ya, juga didukung oleh TNI dan Polri," kata Zulhas.
Baca Juga
Pemerintah Tagetkan Perpres Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Ini
Dikatakan seluruh kementerian dan lembaga harus mendukung Kopdes Merah Putih menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan seluruh barang subsidi dan barang bantuan pemerintah. Selain itu, Kopdes Merah Putih juga menjadi off-taker hasil produksi para petani.
"Jadi semua pihak mendukung, tidak hanya TNI Polri, seluruh kementerian. Karena bansos itu ada Kemensos ya, pupuk itu ada dari BUMN gitu ya, ada bantuan-bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian, ada gas melon dari ESDM. Oleh karena itu ditegaskan kembali harus didukung penuh," katanya.
