PKB Usulkan Perubahan 108 UU untuk Tegakkan Kedaulatan Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusulkan perombakan menyeluruh terhadap sedikitnya 108 undang-undang (UU) guna mendukung arah baru kedaulatan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini dinilai krusial agar penyelamatan sumber daya alam dan pengelolaan ekonomi tidak berhenti sebatas retorika.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dalam pidatonya pada Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Dalam pidatonya, pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengajak seluruh partai politik di parlemen untuk secara konkret menuntaskan penataan regulasi nasional demi menyelaraskan kebijakan eksekutif dan legislatif.
"PKB mencatat paling tidak ada 108 undang-undang yang harus kita perbaiki agar kedaulatan ekonomi kita benar-benar bisa kita jalankan. Undang-undang dan berbagai regulasinya adalah langkah berikutnya dari komitmen Bapak Presiden dan komitmen PKB untuk terus mewujudkan negeri ini kaya dan harus dinikmati oleh rakyatnya sendiri," ujar Cak Imin.
Menurut Cak Imin, perbaikan regulasi massal ini menjadi fondasi penting untuk mengawal kebijakan konkret Presiden Prabowo, khususnya dalam mengamankan kekayaan alam Indonesia agar sebesar-besarnya termanfaatkan bagi kemakmuran rakyat.
Baca Juga
PKB Dukung Penuh Kebijakan Ekspor Satu Pintu Sumber Daya Alam
Ia menilai, upaya penyelamatan sumber daya alam yang dirintis pemerintah saat ini merupakan momentum yang sudah lama dinantikan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, penyesuaian payung hukum menjadi syarat mutlak agar arah baru ekonomi tersebut berjalan efektif.
Lebih lanjut, Cak Imin menyoroti perjalanan pembangunan ekonomi Indonesia selama 25 tahun terakhir. Ia menyebut bahwa selama seperempat abad, pemerintah dan DPR telah bekerja keras mengejar angka pertumbuhan ekonomi, namun kerap melupakan aspek pemerataan.
Ia menekankan pentingnya pergeseran paradigma agar pertumbuhan ekonomi ke depan tidak lagi mengabaikan prinsip keadilan bagi seluruh rakyat.
"Berbagai regulasi kita buat untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Namun kita kadang lupa bahwa pertumbuhan ekonomi itu juga tidak seiring dengan pemerataan dan keadilan. PKB akan terus bersama Pak Prabowo menyukseskan arah baru ekonomi ini," tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto pada kesempatan yang sama mengaku bahagia dan terharu dapat menghadiri Harlah ke-28 PKB. Hal ini lantaran harlah PKB tahun ini mengusung tema "Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi".
"Saya ingin sampaikan penghormatan saya. ucapan terima kasih saya atas kehormatan yang besar yang diberikan kepada saya untuk hadir di acara ini. Saya sungguh merasa bahagia dan saya terharu hadir di acara ini. Saya terharu karena PKB di hari ulang tahunnya dengan begitu tegas menyampaikan dukungan kepada arah baru ekonomi kita," kata Prabowo.
Prabowo juga mengaku merasa terharu lantaran sejumlah peserta harlah mengenakan kaus bertuliskan Prabowonomics. Meski demikian, Prabowo mengaku merasa tidak pantas pemikirannya mengenai ekonomi Indonesia itu menjadi nama di kaus.
"Sesungguhnya terus terang saja tidak pantas saudara pakai nama saya di situ," katanya.
