Sindir Pihak yang Narasikan Indonesia Kolaps di Juni, Prabowo: Ini Sudah Juli
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang pesimistis terhadap masa depan Indonesia, termasuk pihak yang membangun narasi Indonesia kolaps atau Indonesia bangkrut dan Indonesia gelap di media sosial.
Prabowo menyebut pihak-pihak tersebut selalu meramalkan Indonesia akan kolaps tiap bulan. Termasuk, adanya pihak yang meramalkan Indonesia akan kolaps di bulan Juni. Ramalan tersebut, katanya, tidak terbukti.
'Tiap bulan Indonesia akan kolaps, Juni kolaps. Ini sudah Juli. Juli kolaps. Aduh mikirnya, mikir kolaps, ya kan," katanya.
Baca Juga
Tak hanya narasi Indonesia akan kolaps, Prabowo juga menyindir pihak yang membangun narasi Indonesia gelap. Menurutnya, para pihak tersebut menggunakan kacamata gelap sehingga tidak melihat secara objektif kondisi Indonesia saat ini.
"Indonesia jelek, Indonesia apa... Indonesia gelap'. Kalau pakai kacamata gelap ya gelap terus," katanya.
Kepala Negara menyatakan, masa depan Indonesia saat ini sangat cerah. Indonesia mulai membangun proyek gas Abadi Masela yang mangkrak selama 28 tahun. Selain itu, Indonesia juga menjadi negara pertama yang mengimplementasikan B50. Bahkan, pemerintah saat ini berencana membangun 50 pabri etanol baru untuk mengembangkan E20. Prabowo menyatakan, para pihak yang pesimis sebaiknya duduk dan menonton kemajuan Indonesia.
"Yang enggak mau, enggak apa-apa. Duduk saja. Duduk saja nonton, ya. Tapi jangan membebek kepada kekuatan asing terus, ya kan," katanya.
Baca Juga
Prabowo meminta jajarannya untuk terus bekerja keras menyejahterakan rakyat.
"Biar saja itu. Kalau di tentara itu ada istilah tinggalkan beri tanda, ya kan. Kita jalan terus, kita bekerja dengan semangat gembira, semangat optimis. Orang berani itu gembira, orang berani itu optimis. Orang sedih duduk di kamar saja, sedih di situ," katanya.
