CAD 2026: Alumni Kolese Kanisius Salurkan Donasi Rp 200 Juta untuk Pendidikan di Manggarai Timur
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.com – Alumni Kolese Kanisius yang tergabung dalam panitia Canisius College Alumni Day (CCAD) 2026 merealisasikan komitmen kepedulian sosial mereka di sektor pendidikan. Melalui ajang fundraising, mereka berhasil menyalurkan donasi sebesar Rp 200 juta untuk mendukung operasional dan fasilitas Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dana bantuan tersebut diserahkan kepada Yayasan Sekolah Katolik Manggarai Timur (Yasukmatim), sebuah lembaga pendidikan di bawah naungan Keuskupan Ruteng yang saat ini mengelola 101 sekolah dasar Katolik di wilayah tersebut.
Sinergi Lewat CC5K: Strides for Change
Penghimpunan dana ini dilakukan melalui kegiatan fun run dan fundraising bertajuk CC5K: Strides for Change. Acara tersebut sukses menarik partisipasi sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari lintas generasi alumni, keluarga, serta masyarakat umum.
Ketua Aksi Sosial CCAD 2026, Michael Wijaya Hadipoespito, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk intervensi nyata untuk mendorong pemerataan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk membuka kesempatan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia, sehingga kolaborasi dari berbagai kelompok masyarakat sangat diperlukan untuk memperhatikan situasi di wilayah tersebut.
“Pendidikan salah satu kunci untuk membuka kesempatan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. Kami mengajak alumni Kanisius dan kelompok masyarakat lain untuk lebih memperhatikan situasi pendidikan di Indonesia Timur,” ujar Michael Wijaya Hadipoespito, Ketua Aksi Sosial CCAD 2026.
Menjawab Tantangan Infrastruktur Pendidikan
Bantuan dana ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan fundamental siswa dan sekolah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Lokasi penyerahan bantuan dinilai tepat sasaran mengingat tantangan geografis dan ekonomi di wilayah Manggarai Timur.
Pastor Hedwig Sunardy Nambung dari Keuskupan Ruteng mengungkapkan bahwa banyak sekolah di bawah naungan Yasukmatim yang masih minim fasilitas dasar. Ironisnya, terdapat sekolah yang telah berdiri lebih dari 50 tahun namun hingga hari ini masih kesulitan mengakses infrastruktur utama seperti jaringan listrik dan air bersih. Selain kendala operasional sekolah, faktor ekonomi juga membuat banyak murid di wilayah tersebut kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti pakaian seragam dan alat tulis.
Perwakilan Keuskupan Ruteng tersebut, yang akrab disapa Pastor Windy, mengapresiasi tinggi solidaritas dan kepedulian yang ditunjukkan oleh alumni Kolese Kanisius, karena bantuan ini dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan belajar para siswa. “Mewakili Keuskupan Ruteng, kami mengucapkan terima kasih atas solidaritas dan kepedulian yang ditunjukkan oleh alumni Kolese Kanisius. Bantuan ini sangat berarti bagi keberlangsungan belajar para siswa,” kata Pastor Windy.
Komitmen Berkelanjutan dan Dampak Sosial
Ketua Umum CCAD 2026, Rifan Oktavianus, menambahkan bahwa rangkaian CCAD 2026 dirancang untuk tidak sekadar menjadi ajang temu kangen alumni sekolah yang berdiri sejak 1927 tersebut, melainkan sebagai wadah penciptaan dampak sosial nyata (social impact) bagi institusi dan murid yang membutuhkan.
“Kami juga ingin memberi manfaat untuk murid-murid dan sekolah yang membutuhkan perhatian,” kata Rifan.
Selain berfokus pada sektor pendidikan di NTT, rangkaian kegiatan alumni ini juga menyasar pilar kemanusiaan dan lingkungan lainnya. Para alumni menyalurkan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas ganda di Yayasan Sayap Ibu, sekaligus menginisiasi program reforestasi kawasan hutan Megamendung yang bekerja sama dengan Yayasan Hutan Organik. Langkah-langkah taktis ini menegaskan implementasi dari semangat men for and with others yang ditanamkan oleh Kolese Kanisius.
CCAD 2026 merupakan rangkaian kegiatan alumni Kolese Kanisius Jakarta yang berlangsung sejak Juli 2025 hingga Juni 2026. Mengusung tema “Engaging Canisian”, program ini mengintegrasikan kegiatan olahraga, sosial, dan lingkungan guna mendorong kontribusi nyata alumni bagi masyarakat.
