Lewat Canisius Health Expo 2026, Alumni Kolese Kanisius Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya menghadirkan edukasi kesehatan dan layanan medis gratis bagi masyarakat, alumni Kolese Kanisius menggelar Canisius Health Expo 2026, di Kampus Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Canisius College Alumni Day (CCAD) 2026 yang melibatkan puluhan dokter spesialis alumni Kanisius serta berbagai mitra kesehatan.
Ketua Panitia Canisius Health Expo 2026 dr Sigit Dewanto Hendrani mengungkapkan, acara tersebut lahir dari keinginan untuk menghadirkan akses informasi kesehatan yang lebih terbuka dan terpercaya bagi masyarakat.
“Kita kumpulkan kekuatan para alumni kita yang di bidang medis serta mitra-mitra dari berbagai bidang spesialis, yang disponsori oleh RSPI Group, sehingga terbentuklah acara yang mumpuni ini dengan tujuan memberikan informasi yang baik,” ujarnya, dalam Press Conference Canisius Health Expo 2026, di Kampus Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, Minggu (24/5/2026).
Baca Juga
Alumni Kolese Kanisius Donasikan Rp 50 Juta untuk Penyandang Disabilitas Ganda di Yayasan Sayap Ibu
Menurutnya, masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa perlu khawatir soal biaya karena tersedia layanan konsultasi gratis. Dengan begitu, masyarakat bisa memperoleh informasi medis langsung dari ahlinya dan terhindar dari informasi kesehatan yang keliru.
“Kami berharap para pengunjung nanti akan semakin tercerahkan, sekaligus terdorong untuk lebih peduli terhadap deteksi dini dan gaya hidup sehat,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Acara Canisius Health Expo 2026 dr Wishnu Aditya Widodo mengatakan, gagasan penyelenggaraan expo kesehatan tersebut berangkat dari besarnya jumlah alumni Kanisius yang berprofesi sebagai dokter.
Ia menjelaskan, acara tersebut dibangun atas dua pilar utama, yaitu edukasi dan pelayanan langsung. Edukasi diberikan melalui rangkaian talkshow kesehatan, sedangkan pelayanan diwujudkan lewat klinik konsultasi gratis.
“Edukasinya dalam bentuk talkshow, ada empat talkshow-nya. Ada tentang vitality and aesthetic, kemudian ada tentang musculoskeletal, kemudian ada tentang pencernaan dan liver, serta tentunya ada yang tentang jantung, stroke, dan ginjal,” ucapnya.
Baca Juga
Romo Mudji Sutrisno SJ Wafat di Usia 71 Tahun, Misa Requiem Digelar di Kolese Kanisius
Wishnu menyebut, total terdapat 58 dokter spesialis yang terlibat secara sukarela tanpa menerima honorarium. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi simbol bahwa gerakan sosial dapat dimulai dari inisiatif masyarakat tanpa harus selalu menunggu program pemerintah.
“Dengan inisiatif bersama kita bisa mencoba melangkah melakukan sesuatu,” ujarnya.
Beri Perhatian Kepada Guru
Sementara itu, Ketua Angkatan Alumni 2001 Kolese Kanius Wira Satria mengatakan, pihaknya juga memberikan perhatian khusus kepada guru purnabakti dan seluruh civitas akadamika Kanisius.
Sebanyak 40 guru pensiunan diundang untuk menjalani medical check up, konsultasi gratis dengan dokter spesialis alumni Kanisius, hingga pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis.
“Kita menghormati Kanisius, semua civitas akademika termasuk para karyawan, para pastor-pastor di sini, para petugas, para karyawan yang sudah membentuk perjalanan hidup kita dari awal kita masuk sekolah ini khususnya sampai lulus akhirnya menjadi seperti ini,” katanya.
Selain guru pensiunan, layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis juga diberikan kepada guru aktif serta karyawan sekolah, termasuk petugas keamanan dan kebersihan.
Wira menyebut, terdapat 19 dokter alumni angkatan 2001 yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari total 58 dokter spesialis yang hadir.
Perkembangan Alumni Day
Ketua CCAD 2026 Rifan Oktavianus menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari perkembangan agenda tahunan alumni yang sebelumnya dikenal sebagai Alumni Day.
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir kegiatan alumni berkembang tak hanya sebatas reuni, tapi juga meluas ke berbagai aksi sosial dan lingkungan.
“Tahun depan Kolese Kanisius akan memasuki usia satu abad, karena itu tahun ini kami mengangkat tema ‘Engaging Kanisius’ untuk mengajak sebanyak-banyaknya alumni lintas angkatan untuk lebih terbuka dan terhubung, serta memberikan dampak bersama melalui berbagai kegiatan sosial,” ucapnya.
Sebelumnya, rangkaian CCAD juga menghadirkan aksi sosial penanaman lebih dari 2.000 pohon di Bedugul serta kegiatan sosial bagi penyandang disabilitas. Menurut Rifan, isu kesehatan dipilih karena kesehatan merupakan fondasi utama bagi siapapun dalam menjalani kehidupan dan berkarya.
“Karena pada akhirnya, siapapun orangnya, siapapun profesinya, pencapaiannya, kalau sakit ya kita tidak bisa ngapa-ngapain. Jadi itu juga salah satu alasannya,” ujarnya.
Ia pun mengaku bersyukur karena penyelenggaraan perdana Canisius Health Expo 2026 mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan melampaui ekspektasi.

