Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Sediakan 'Daycare' Anak yang Layak dan Aman
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku prihatin terkait kasus dugaan penganiayaan anak yang dilakukan pengurus tempat penitipan anak (Daycare) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia pun mengimbau Pemerintah untuk menyiapkan daycare yang layak bagi ibu pekerja.
"Tentunya kasus dugaan kekerasan di daycare yang ada di Yogyakarta menjadi sebuah keprihatinan. Kita harap kasus ini diusut tuntas, dan instansi terkait memberikan perlindungan bagi anak-anak yang menjadi korban," kata Puan dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
Puan memandang, kasus ini harus menjadi peringatan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengasuhan anak berkembang jauh lebih cepat dibanding kesiapan sistem perlindungannya. Negara wajib memastikan jaminan hak anak-anak untuk hidup dengan aman. Termasuk di fasilitas tempat penitipan anak atau daycare.
Baca Juga
Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Ahli Dampingi Psikologis Anak Korban Daycare Little Aresha
"Di tengah semakin banyak keluarga yang bergantung pada daycare karena ritme kerja orang tua yang berubah, rasa aman terhadap ruang pengasuhan seharusnya menjadi jaminan paling dasar yang diberikan negara," ujarnya.
Mantan Menko PMK itu mengingatkan agar Negara memperlakukan daycare sebagai bagian dari ekosistem perlindungan anak yang strategis, bukan sekadar layanan tambahan.
Diketahui sebelumnya kasus dugaan penganiayaan anak terjadi di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Sebanyak 53 anak terindikasi mengalami kekerasan dari total 103 anak yang terdaftar di tempat penitipan anak tersebut.
Anak-anak tersebut mengalami perlakuan keji dari para pengasuh. Polisi kemudian menetapkan 13 orang sebagai tersangka.

