Bappisus Tegaskan Anggaran Motor Listrik BGN Sudah Terukur, Bantah Kritik Publik
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menepis kritik publik terkait penggunaan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk pengadaan kendaraan operasional, termasuk motor listrik bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dia menegaskan bahwa seluruh alokasi anggaran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melalui perencanaan yang matang dan terukur. “Tidak ada. Semuanya sudah dihitung, diukur dengan baik, dimasak dengan baik, digodok dengan baik, dan dikoordinasikan dengan semua stakeholder,” ujar Aris usai APPMBGI National Summit di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga
APPMBGI: Kritik dan Evaluasi Diperlukan agar Tujuan Mulia Program MBG Tercapai
Ia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait potensi penyimpangan anggaran. Menurutnya, pemerintah terus melakukan pengawasan dan akan menindak SPPG yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Semua biaya MBG itu sudah terencana. Kalau ada penyelewengan, yang tidak benar, kita selalu mengawasi. Yang tidak baik kita tindak, yang tidak benar kita bereskan,” tegasnya.
Meski menuai pro dan kontra terkait pengadaan aset operasional, Bappisus menekankan fokus utama pemerintah adalah memastikan keberlanjutan program sebagai investasi sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga
Bappisus Ungkap 1.700 SPPG Terkena Suspensi Akibat Kurangi Porsi dan Kualitas MBG
Sementara itu, Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) memilih bersikap netral terkait isu pengadaan motor listrik yang akan disalurkan ke tiap satuan pelayanan.
Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras menyatakan mekanisme tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan BGN. “Itu bukan otoritas kami sama sekali soal masalah isu itu. Itu urusannya BGN,” ujarnya dalam konferensi pers.

