IHSG Ditutup Melambung 2,07%, Saham ARA Bertebaran Dipimpin WBSA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/4/2026), kembali ditutup melesat sebanyak 150,91 poin (2,07%) menjadi 7.458,50. Rentang pergerakan 7.307-7.488 dengan nilai transaksi Rp 16,39 triliun.
Kenaikan tiga hari beruntun ini sejalan dengan penguatan mayroitas indeks saham di Asia. Kenaikan tertinggi dicatatkan saham sektor industry 4,29%, keuangan 3,02%, sektor consumer primer 2,64%, property 2,18%, sektor infrastruktur 1,94$, sektor teknologi 1,91%, dan sektor material dasar 1,96%. Sebaliknya pelemahan melanda sektor kesehatan 0,10%.
Baca Juga
BRI (BBRI) Tebar Dividen Tahun Buku 2025 Senilai Rp 52,1 Triliun, Rasio Naik
Penguatan indeks juga ditopang lompatan harga sejumlah saham big cap, khususnya saham emiten Prajogo Pangestu antara lain TPIA, CUAN, BRPT, BREN. Kenaikan juga didukung big cap lainnya, BBCA, BBRI, BMRI, ASII, PANI, CBDK, MORA, hingga UNTR.
Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat hingga auto reject atas (ARA) dipimpin saham listing perdana hari ini, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dengan kenaikan 34,52% menjadi Rp 226. ARA juga melanda saham CITY sebanyak 34,72% menjadi Rp 194, DIVA mencapai 34,51% menjadi Rp 191, OPMS menguat 34,43% menjadi Rp 164.
ARA selanjutnya dicatatkan saham TRUK 24,73% menjadi Rp 454, FITT melesat 24,82% menjadi Rp 342, KONI naik 24,76% menjadi Rp 1.965, ASPI menguat 21,05% menjadi Rp 458, dan MLPT naik 19,87% menjadi Rp 18.100.
Baca Juga
Danantara Buka Tender Proyek Energi Sampah di 25 Kota Bulan Ini
Kemarin, IHSG ditutup berbalik menguat sebanyak 28,38 poin (0,39%) menjadi 7.307. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,76 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan BBCA sebanyak Rp 611,01 miliar, BBRI mencapai Rp 339,72 miliar, dan BMRI senilai Rp 207,02 miliar.
Kenaikan indeks terdorong penguatan sejumlah saham big cap yang didominasi emiten Prajogo Pangestu. Di antaranya, seperti TPIA naik 16,07% menjadi Rp 5.200, BREN naik 14% menjadi Rp 5.700, BRPT naik 5,10% menjadi Rp 1.855, dan CUAN menguat 3,25% menjadi Rp 1.270. Kenaikan juga didukung saham DSSA melesat 16,42% menjadi Rp 3.120 dan BYAN menguat 6,52% menjadi Rp 11.850.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham beriktu catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), PEGE melesat 34,71% menjadi Rp 163, HDFA naik 34,07% menjadi Rp 122, ASPI naik 25% menjadi Rp 380, saham TRUK naik 24,66% menjadi Rp 364, APIC naik 24,78% menjadi Rp 1.410, dan MSIN naik 24,74% menjadi Rp 1.185.
