Net Sell Melesat Rp 1,77 Triliun, Asing Buang Saham Bank BUMN Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing kembali melanjutkan aksi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,77 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/4/2026), sebanyak 18,4 poin (0,26%) menjadi 6.971.
Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 371,50 miliar, BBRI mencapai Rp 364,30 miliar, ANTM senilai Rp 306,78 miliar, CUAN mencpaai Rp 155,22 miliar, dan BUMI mencapai Rp 104,88 miliar.
Baca Juga
Kredit Infrastruktur Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 30,8% Jadi Rp 491,63 Triliun per Februari 2026
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham BRMS senilai Rp 40,79 miliar, ADMR mencapai Rp 34,32 miliar, ADRO senilai Rp 32 miliar, BBCA sebanyak Rp 28,73 miliar, dan INDF sebanyak Rp 24,88 miliar.
Adapun penurunan hari ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,63%, consumer non primer 0,99%, consumer primer 0,70%, teknologi 0,96%, dan transportasi 1,35%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, keuangan, dan energi.
Meski IHSG kembali merosot, sejumlah saham berikut melesat, tiga saham naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu PMJS naik 34,92% menjadi Rp 151, IFSH naik 25% menjadi Rp 2.800, dan MEGAS naik 24,72% menjadi Rp 5.600.
Baca Juga
Rupiah Tembus Rp17.105 per Dolar AS, BI Prioritaskan Stabilitas Pasar
Meski tak ARA, saham KUAS naik 29,41% menjadi Rp 110, ESIP menguat 26,19% menjadi Rp 106, ESIP naik 23,81% menjadi Rp 104, GSMF naik 23,08% menjadi Rp 144. Sedangkan saham penahan kejatuhan IHSG lebih dalam datang dari rebound saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, BRPT, TPIA, CUAN, hingga CDIA.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,35 poin (0,53%) ke bawah level 7.000, tepatnya 6.989. Investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 622,92 miliar, terbanyak BBRI Rp 350,62 miliar, BMRI senilai Rp 148,96 miliar, dan BBCA mencapai Rp 133,83 miliar.

