Makin Agresif, Investor Asing Net Sell Saham Rp 1,63 Triliun Buang Tiga Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham jumbo bernilai Rp 1,63 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/2/2025), ditutup anjlok parah. IHSG terjun sebanyak 162,51 poin (2,41%) menjadi 6.587.
Net sell terbanyak melanda sejumlah saham berikut, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 663,11 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 300,34 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 216,26 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 88,89 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 85,17 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 58,63 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 29,36 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 14,08 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 13,74 miliar, dan PT Rujun Raharja Tbk (RAJA) Rp 13,49 miliar.
Baca Juga
Tak Hanya BUMN, Swasta Mesti Dilibatkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
Koreksi ini dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 3,45%, sektor consumer primer 3,26%, sektor industry 2,51%, sektor energi 2,62%, sektor consumer non primer 2,18%, sektor teknologi 2,12%, sektor property 1,73%, sektor infrastruktur 1,81%, dan sektor keuangan 0,73%.
Meski IHSG ditutup terjerembab, saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) 34,07% menjadi Rp 122. Kenaikan juga melanda saham PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) naik 23,65% menjadi Rp 366.
Penguatan juga melanda saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) sebanyak 13,82% menjadi Rp 1.565, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik 13,47% menjadi Rp 1.095, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 11% menjadi Rp 2.320.
Sebaliknya lima saham ini torehkan penurunan dalam, yaitu saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Rukun Raharja TbK (RAJA), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), dan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI).
Baca Juga
85 Emiten Raih Predikat “Best Stock Awards 2025”, Berikut Daftar Lengkapnya
Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi sebanyak 55,78 poin (0,82%) menjadi 6.747 dan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 3,47 triliun, yaitu saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 1,39 triliun, PT BUkalapak.com Tbk (BUKA) Rp 1,35 triliun, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 242,15 miliar.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor energi 1,66%, sektor material dasar 1,81%, sektor infrastruktur 2,11%, sektor keuangan 0,59%, dan sektor property 0,25%. Sebaliknya saham sektor teknologi melesat 7,28% dan sektor transportasi 1,03%.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham ini justru catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik 34,78% menjadi Rp 186 dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebanyak 34,48% menjadi Rp 156.

