IHSG Diprediksi Bergerak Sideways, Tiga Saham Dipimpin TINS Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/4/2026), diprediksi bergerak sideways rentang pergerakan 6.900-6.950. Tiga saham TAPG, TINS, dan RATU direkomendasikan beli.
Analis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak sideways terbatas dengan support di 6.900–6.950 dan resistance di 7.050–7.100. “Arah pasar masih dipengaruhi perkembangan konflik Timur Tengah dan arus dana asing yang cenderung keluar, khususnya dari sektor perbankan,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Wall Street yang ditutup rebound semalam. Indeks Dow Jones naik 0,36%, begitu juga dengan S&P500 menguat 0,44% dan Nasdaq naik 0,54%.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan sebanyak tiga saham direkomendasikan beli dengan peluang menguat hari ini. Saham TAPG dengan target harga Rp 1.910-1.985, TINS dengan target harga Rp 3.880-4.250, dan RATU dengan target harga Rp 5.425-5.825.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,35 poin (0,53%) ke bawah level 7.000, tepatnya 6.989. Investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 622,92 miliar, terbanyak BBRI Rp 350,62 miliar, BMRI senilai Rp 148,96 miliar, dan BBCA mencapai Rp 133,83 miliar.
Baca Juga
Iran Belum Buka Selat Hormuz meski Diancam Trump, Harga Minyak Naik
Terkait pelemahan indeks hari ini dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, sepertiinfrastruktur 0,92%, consumer non primer 0,80%, sektor teknologi 0,42%, dan sektor lain. Pelemahan IHSG juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham berikut, yaitu BREN, DSSA, RLCO. Penurunan juga melanda saham BYAN, MORA, TPIA, MLPT, DATA, hingga ITMG.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, seperti tiga saham auto reject atas (ARA) VOKS melesat 34% menjadi Rp 252, IFSH naik 24,79% menjadi Rp 2.240, dan FORE menguat 24,81% menjadi Rp 805. Lompatan juga melanda saham ESIP naik 25,37% menjadi Rp 84, POLA menguat 24,62% menjadi Rp 81, dan YPAS naik 24,46% menjadi Rp 1.720.
