IHSG Diprediksi Bergerak Melandai Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin TINS Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/9/2026), berpeluang bergerak melandai dengan rentang 6.600-6.700. Tiga saham berikut, IMPC, TINS, dan KOTA, direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas MA20 dengan MACD positif, namun momentum mulai melandai. “Breakout 6.700 membuka peluang IHSG lanjutkan penguatan. Sementara break 6.600 berisiko menuju 6.475–6.375,” tulisnya.
Baca Juga
DPR Sepakati Anggaran Rp 49,8 Triliun untuk Kementerian Keuangan
Disebutkan bahwa katalis utama IHSG hari ini akan datang dari pengumuman CPI AS pada 11 September dengan konsensus headline 3,4% YoY dan core 2,4% YoY. Data inflasi akan menjadi penentu ekspektasi kebijakan The Fed setelah data tenaga kerja AS yang relatif solid, sehingga CPI di atas ekspektasi berpotensi menekan IHSG, sementara hasil yang lebih rendah dapat kembali meningkatkan risk appetite.
Adapun pasar saham AS semalam ditutup libur nasional memperingati Labor Day. Sedangkan harga minyak kembali lanjutkan kenaikan kemarin, begitu juga dengan harga CPO.
Terkait saham pilihan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham IMPC dengan target harga Rp 1.605-1.730, TINS dengan target harga Rp 4.610-4.380, dan KOTA dengan target harga Rp 224-236.
Baca Juga
Kejagung Jerat PT Toba Pulp Lestari (TPL) sebagai Tersangka Kasus Transfer Pricing
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 16,81 poin (0,25%) menjadi 6.619 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 678,54 miliar. Net sell terbanyak melanda saham TPIA senilai Rp 121,18 miliar, CUAN mencapai Rp 87,94 miliar, dan ISAT senilai Rp 64,85 miliar.
Adapun pelemahan IHSG dipengaruhi ataspenurunan sejumlah sektor saham, seperti material dasar 0,70%, keuangan 0,76%, teknologi 0,61%, property 0,27%, konsumer non primer 0,04%, infrastruktur 0,05%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 1,03%, industry 1,25%, kesehatan 0,82%, konsumer primer 0,08% dan transportasi 0,02%.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham catatkan penguatan pesat sepanjang hari, yaitu MEDS naik 34,72% menjadi Rp 97, NZIA naik 32,18% menjadi Rp 230, SOHO naik 24,90% menjadi Rp 1.505, SHID naik 24,77% menjadi Rp 680, HALO naik 24,64% menjadi Rp 86, dan LABS menguat 23,64% menjadi Rp 204.
