Net Sell Rp 622,92 Miliar, Asing Lanjutkan Lepas Saham Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 622,92 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/4/2026), sebanyak 37,35 poin (0,53%) ke bawah level 7.000, tepatnya 6.989.
Net sell terbanyak melanda saham saham BBRI Rp 350,62 miliar, BMRI senilai Rp 148,96 miliar, BBCA mencapai Rp 133,83 miliar, BUMI senilai Rp 66,64 miliar, dan BRMS mencapai Rp 58,13 miliar.
Baca Juga
Begini Terobosan OJK Dorong Pengembangan Ekosistem Kripto di Tanah Air
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham PTRO sebanyak Rp 50,12 miliar, ADRO Rp 35,71 miliar, BIPI sebanyak Rp 32,59 miliar, BUVA mencapai Rp 30,79 miliar, dan ASII mencapai Rp 28,90 miliar.
Terkait pelemahan indeks hari ini dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, sepertiinfrastruktur 0,92%, consumer non primer 0,80%, sektor teknologi 0,42%, sektor kesehatan 0,58%, sektor property 0,31%, dan sektor keuangan 0,22%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer, energi, dan material dasar.
Pelemahan IHSG juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham berikut, yaitu BREN, DSSA, RLCO. Penurunan juga melanda saham BYAN, MORA, TPIA, MLPT, DATA, hingga ITMG.
Baca Juga
Perusahaan Affiliasi Prajogo Raup Dana Rp 1,57 Triliun, Jual Saham Barito (BREN)
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, seperti tiga saham auto reject atas (ARA) VOKS melesat 34% menjadi Rp 252, IFSH naik 24,79% menjadi Rp 2.240, dan FORE menguat 24,81% menjadi Rp 805. Lompatan juga melanda saham ESIP naik 25,37% menjadi Rp 84, POLA menguat 24,62% menjadi Rp 81, dan YPAS naik 24,46% menjadi Rp 1.720.
Akhir pekan lalu, IHSG anjlok 157,66 poin (2,19%) menjadi 7.026 dengan net sell saham mencapai Rp 813,83 miliar. Terbanyak saham BBRI senilai Rp 219,74 miliar, BMRI sebanyak Rp 205,43 miliar, dan DEWA mencapai Rp 106,62 miliar.

