BEI Dorong Mahasiswa Mulai Investasi Sejak Dini, Ini Keuntungannya
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk mulai berinvestasi sejak dini sebagai langkah menghadapi kenaikan biaya hidup di masa depan.
Vice Director Research BEI Verdi Ikhwan mengatakan, investasi merupakan kegiatan menambah modal, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang.
“Investasi itu bukan hanya soal uang. Kita menaruh sesuatu sekarang, bisa dalam bentuk dana, aset, bahkan ilmu pengetahuan, dengan harapan ada return di masa depan,” ujarnya dalam Investortrust Youth Seminar bertema ‘Meraup Cuan dari Saham Energi’ di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung.
Baca Juga
IHSG Akhirnya Ditutup Bertengger di Bawah 7.000, Sebaliknya Tiga Saham Dipimpin VOKS Cetak ARA
Ia memaparkan, instrumen investasi sangat beragam, mulai dari emas, properti, hingga produk keuangan seperti deposito, saham, dan kripto yang saat ini banyak diminati generasi muda. Bahkan, aktivitas seperti pendidikan, olahraga, dan ibadah juga dapat dimaknai sebagai investasi karena memberikan manfaat jangka panjang.
Menurutnya, salah satu alasan utama pentingnya investasi adalah inflasi yang terjadi setiap tahun, sehingga menyebabkan harga barang terus meningkat.
“Dulu harga satu bungkus Indomie bisa di bawah Rp1.000, sekarang sudah sekitar Rp3.500. Artinya, nilai uang terus tergerus jika tidak dikelola dengan baik,” jelasnya.
Baca Juga
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Takkan Naik hingga Akhir 2026
Ia menambahkan, inflasi terjadi karena kebutuhan manusia yang terus meningkat, sementara sumber daya terbatas, sehingga harga barang cenderung naik dari waktu ke waktu.
Selain itu, meningkatnya kebutuhan hidup dan perlunya sumber pendapatan tambahan juga menjadi alasan penting untuk berinvestasi. Investasi dinilai dapat menjadi salah satu cara menciptakan pemasukan baru, terutama setelah memasuki masa pensiun.
Mahasiswa juga dikenalkan pada konsep compound effect atau bunga berbunga sebagai salah satu keunggulan investasi jangka panjang. Dengan imbal hasil yang konsisten, nilai investasi dapat meningkat signifikan seiring waktu.
Baca Juga
Merger 7 BUMN Karya Dikebut, Ditargetkan Rampung Semester II-2026
“Misalnya investasi Rp1 juta dengan return 5% per tahun, dalam jangka panjang nilainya bisa meningkat berkali-kali lipat karena efek akumulasi,” imbuhnya.
Ia menekankan bahwa investasi tidak harus dimulai dengan modal besar, melainkan membutuhkan konsistensi dan disiplin. “Modal kecil bukan masalah, yang penting rutin dan disiplin. Jika mulai sejak usia mahasiswa, hasilnya bisa dirasakan saat memasuki dunia kerja,” tutupnya.

