IHSG Diprediksi Rebound, BNI Sekuritas Jagokan 6 Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rebound dalam perdagangan Rabu (10/1/2024), setelah turun 1,14% kemarin.
“Hari ini IHSG berpotensi mencoba rebound jika kuat di atas support 7.170. Level support IHSG berada di 7.170-7.180 dan level resistance IHSG berada di 7.220-7.250,” terang Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman secara tertulis, Rabu (10/1/2024).
Kemarin, perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih disertai dengan net buy asing Rp 152 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli asing meliputi BBCA, BBRI, TLKM, BRPT dan APIC.
Sedangkan indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah pada Selasa (9/1/2024), dengan saham-saham mega caps tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS.
“Para pelaku pasar mengurangi ekspektasi untuk memulai penurunan suku bunga lebih awal menjelang laporan inflasi yang akan dirilis pada akhir pekan ini, yang diharapkan akan menjadi sangat penting untuk petunjuk mengenai arah kebijakan moneter The Fed,” ungkap Fanny.
Baca Juga
Wall Street Bergolak, Dow Jones Sempat Terpelanting 300 Poin
Dow Jones kemarin juga turun, yakni 0,42%, S&P 500 melemah 0,15%. Sementara Nasdaq naik 0,09%. Saham raksasa Apple melemah, sedangkan saham Alphabet dan Amazon.com menguat pada perdagangan semalam.
Di sisi lai, pasar saham di Asia-Pasifik bergerak mixed pada perdagangan Selasa atau mengalami rebound dari aksi jual di sesi sebelumnya. “Investor menilai angka inflasi Desember di Ibu Kota Jepang, Tokyo merupakan indikator utama inflasi nasional. Tingkat inflasi Tokyo melambat menjadi 2,4% pada Desember 2023 dari 2,6% bulan sebelumnya,” jelas Fanny.
Dia menambahkan, penjualan ritel Australia pada November 2023 juga meningkat lebih dari perkiraan atau naik 2% secara bulanan (MoM) Dan mengalahkan ekspektasi ekonom sebesar 1,2%. Sedangkan S&P/ASX 200 naik 0,93% dan Shanghai menguat 0,2%.
Sementara itu, Nikkei melonjak 1,16% karena perdagangan dilanjutkan setelah hari libur, sedangkan HangSeng turun 0,21%, dan indeks Kospi turun 0,26%, bahkan ketika perusahaan Samsung Electronics memangkas perkiraan pendapatannya untuk kuartal IV-2023.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Rabu (10/1/2024):
1. BMRI: Spec Buy
Area beli di 6350, cutloss jika break di bawah 6150.
Jika tidak break di bawah 6350, potensi naik dengan area jual di 6425-6500 short term.
Baca Juga
Panin Sekuritas: IHSG Menguat, Pantau Saham MLIA, EMTK, ERA dan ICBP
2. ASII: Spec Buy
Area beli di 5525, cutloss jika break di bawah 5375.
Jika tidak break di bawah 5525, potensi naik dengan area jual di 5600-5700 short term.
3. ADMR: Spec Buy
Area beli di 1285, cutloss jika break di bawah 1240.
Jika tidak break di bawah 1285, potensi naik dengan area jual di 1320-1350 short term.
4. BFIN: Spec Buy
Area beli di 1150, cutloss jika break di bawah 1130.
Jika tidak break di bawah 1130, potensi naik dengan area jual di 1170-1200 short term.
5. KLBF: Spec Buy
Area beli di 1570, cutloss jika break di bawah 1550.
Jika tidak break di bawah 1570, potensi naik dengan area jual di 1610-1630 short term.
6. AKRA: Spec Buy
Area beli di 1545, cutloss jika break di bawah 1515.
Jika tidak break di bawah 1545, potensi naik dengan area jual di 1570-1580 short term.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Rebound, Cek Saham GOTO, MIKA, MAPI, dan MEDC

