Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Ini, Meski IHSG Diprediksi Cenderung Melemah
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/3/2025), berpeluang melanjutkan penurunan. Sedangkan saham pilihan hari ini adalah PSAB, BRMS, ANTM, dan INTP.
Reliance Sekuritas menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, dan indikator Stochastic mengindikasikan akan dead cross. “Ini mengartikan IHSG berpeluang besar melanjutkan penurunannya dengan saham pilihan hari ini PSAB, BRMS, ANTM, dan INTP,” ujarnya di Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Saham TIRA dan IKAN Ditransaksikan Kembali, Bakal Lanjutkan Penguatan?
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi sentimen negative dari bursa saham AS setelah ditutup melemah. Sentimen negatif datang dari Eropa yang merespons terhadap kebijakan tariff AS. EU menetapkan tarif sebesar 50% terhadap Whiskey Amerika. Aksi ini membuat Dow Jones melemah 1,30%, S&P500 turun 1,39%, dan Nasdaq jatuh lebih dalam 1,96%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa ditutup melemah.
Terkait saham pilihan hari ini, yaitu PSAB direkomendasikan beli dengan target harga Rp 284, saham BRMS dengan target harga Rp 452, saham ANTM dengan target harga Rp 1.800, dan saham INTP dengan target harga Rp 5.525.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 17,62 poin (0,26%) menjadi 6.647 dengan investor asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 897,09 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 436,68 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 181,15 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 148,24 miliar.
Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) kemarin kembali torehkan penguatan sebanyak 10% menjadi Rp 226.150 berhasil menahan indeks hingga tak terperosok lebih dalam. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir DCII tercatat sebagai saham utama penopang indeks. Saat ini, market cap saham emiten Data Center ini telah mencapai Rp 538,91 triliun atau mendekati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 582,91 triliun.
Baca Juga
Pelemahan IHSG kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,39%, sektor industry 0,77%, sektor infrastruktur 0,54%, sektor transportasi 0,12%, dan material dasar 0,03%. Sebaliknya kenaikan terpesat melanda saham sektor teknologi 5,837 dan sektor consumer non primer 0,42%.
Adapun saham yang torehkan penguatan mengesankan hingga ARA adalah PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) naik 25% menjadi Rp 525 dan saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menguat 24,62% menjadi Rp 2.430.

