Reliance Sekuritas Jagokan Empat Saham Hari Ini, Meski IHSG Cenderung Turun
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/3/2025), berpeluang melanjutkan penurunan. Sebaliknya saham SMGR, INTP, MAPA, dan JPFA layak dilirik.
Reliance Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA20 serta Stochastic dead cross. “Ini mengartikan IHSG berpeluang besar melanjutkan penurunannya,” terangnya.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Perdagangan Saham Golden Flower (POLU), Penguatan bisa Berlanjut?
Peluang penurunan juga dipicu atas kejatuhan bursa saham Wall Street semalam setelah timbul keraguan investor terhadap pengumuman data inflasi AS yang akan dirilis pada Rabu mendatang. Keraguan muncul setelah penurunan konsensus terhadap data inflasi AS yang memungkinkan terjadinya resesi ekonomi AS.
Wall Street semalam, seperti Dow Jones anjlok 2,08%, S&P500 melemah 2,70%, dan Nasdaq terjerembab sebanyak 4%. Begitu juga dengan bursa Eropa ditutup anjlok.
Sebaliknya empat saham pilihan hari ini adalah SMGR direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.250, INTP dengan target harga Rp 5.500, MAPA dengan target harga Rp 1.005, dan JPFA dengan target harga Rp 2.580.
IHSG Kemarin ditutup melemah sebanyak 37,79 poin (0,57%) hingga kembali ke level 6.598 dengan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 843,42 miliar, yaitu saham PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 397,63 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 84,34 miliar, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 69,60 miliar.
Baca Juga
Dibayangi Kekhawatiran Resesi AS, Yield USTreasury 10-Tahun Anjlok
Koreksi kemarin dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,24%, sektor kesehata 1,82%, sektor keuangan 0,60%, sektor property 0,82%, sektor infrastruktur 0,48%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 5,32% setelah saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) lanjutkan penguatan sebanyak 10% menjadi Rp 169.950.
Meski IHSG bergerak di zona merah, sejumlah saham berikut torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 35% menjadi Rp 189, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) menguat 34,62% menjadi Rp 70.
Menguat hingga ARA juga melanda saham PT Sinar Terang MandiriT bk (MINE) sebanyak 25% menjadi Rp 270, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,85% menjadi Rp 15.850. Penguatan juga melanda saham sektor PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) naik 20% menjadi Rp 1.650.

