Meski IHSG Sesi I Terjun 40 Poin, Saham MTSM dan EDGE Tetap ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (21/11/2023), ditutup melemah 40 poin (0,57%) menjadi 6.954,89. IHSG bergerak dalam rentang 6.948,27-7.010,98 dengan nilai transaksi Rp 4,86 triliun.
Penurunan indeks dipengaruhi penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 2,05%, sektor energi 0,57%, sektor konsumer non primer 0,58%, sektor kesehatan 0,78%, dan sektor keuangan 0,37%.
Baca Juga
Saham Emiten Toto Sugiri (EDGE) Melaju, Menguat 50,48% Usai Stock Split
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer primer 0,38%, sektor properti 0,17%, sektor transportasi 0,27%, dan sektor teknologi 0,10%.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur, teknologi, properti, keuangan, dan energi. Penurunan melanda saham sektor industri, konsumer, dan kesehatan.
Meski IHSG melemah, kedua saham ini cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Metro Realty Tbk (MTSM) naik Rp 90 (24,86%) menjadi Rp 452 dan PT Indointernet Tbk (EDGE) menguat Rp 1.100 (19,64%) menjadi Rp 6.700.
Baca Juga
Raup Rp 208 Miliar, Pemegang Saham Ini Lepas Sebagian Miliknya di Teladan Prima (TLDN)
Penguatan juga melanda saham PT Lini Imaji Kreasi Eksosistem Tbk (FUTR) sebanyak Rp 14 (28%) menjadi Rp 64, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menguat Rp 28 (25%) menjadi Rp 140, dan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik Rp 43 (24,57%) menjadi Rp 218.
Sebaliknya kelima saham berikut mencatatkan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Lovinan Beach Brewery Tbk (STRK), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR), dan PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO).

