IHSG Sesi I Terjun 0,60%, Tapi Saham EDGE dan DCII Melesat ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/11/2023), ditutup melemah 41.84 poin (0,60%) menjadi 6.919,95. IHSG bergerak dalam rentang 6.915,54-6.965,41 dengan nilai transaksi Rp 4,02 triliun.
Pelemahan tersebut dipengaruhi atas penurunan mayoritas sektor saham dengan pemberat utama kejatuhan saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) setelah melemah Rp 500 (7,97%) menjadi Rp 5.775. Dampaknya besar, karena BREN tercatat sebagai emiten dengan kapitalisasi terbesar ketiga di BEI.
Baca Juga
Sektor saham dengan penurunan paling dalah adalah saham sektor infrastruktur 4,33%, sektor material dasar 1,68%, sektor transportasi 1,11%, sektor energi 0,73%, dan sektor konsumer primer 0,54%. Sebaliknya saham dengan penguatan hanya melanda saham sektor teknologi 2,92% dan sektor kesehatan 0,14%.
Walaupun IHSG terkoreksi, daua saham ini melesat hingga auto reject atas (ARA) saham PT Indointernet Tbk (EDGE) naik Rp 1.325 (19,78%) menjadi Rp 8.025 dan PT DCI Indonesia tbk (DCII) naik Rp 6.825 (19,96%) menjadi Rp 41.025.
Penguatan juga melanda saham PT Natura City Development Tbk (CITY) naik Rp 25 (30,86%) menjadi Rp 106, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) menguat Rp 70 (22,58%) menjadi Rp 380, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) menguat Rp 25 (15,43%) menjadi Rp 187.
Baca Juga
Saham EDGE dan DCII Kompak ARA, Kekayaan Otto Toto Sugiri Melesat
Sebaliknya penurunan dalam melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Jaya Agara Wattie Tbk (JAWA), PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), dan PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN).
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 33,1 poin (0,47%) menjadi 6.961,79, seiring dengan penurunan mayoritas saham emiten milik Prajogo Pangestu.Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 338,26 miliar di seluruh pasar.

