Meski Pendapatan Anjlok, Adi Sarana (ASSA) Pertahankan Laba Atribusi
JAKARTA, investortrust.id – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) berhasil membukukan kenaikan tipis laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 103,76 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 103,02 miliar.
Peningkatan tersebut menjadikan laba per saham dasar ASSA mencapai Rp 28,68 pada 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 28,89 per saham. Hari ini, saham ASSA bergerak di zona merah dengan pelemah Rp 15 menjadi Rp 775.
Baca Juga
Adi Sarana Armada (ASSA) Suntik Modal Anak Usaha Sektor Transportasi
Manajemen ASSA dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/3/2024), menyebutkan bahwa kenaikan tipis laba tersebut berbanding terbali dengan pendapatan perseroan yang justru turun dari Rp 5,87 triliun menjadi Rp 4,43 triliun.
Namun beban pokok pendapatan turun lebih dalam dari Rp 4,78 triliun menjadi Rp 3,32 triliun. Alhasil laba bruto perseroan naik dari Rp 1,08 triliun menjadi Rp 1,11 triliun. Laba juga didukung atas penurunan beban penjualan serta beban umum dan adminstrasi.
Baca Juga
Perkuat Bisnis Logistik, Adi Sarana (ASSA) Kantongi Sertifikat Halal
Hal ini menjadikan laba operasi perseroan meningkat dari Rp 267,78 miliar menjadi Rp 326,08 miliar pada 2023. Sedangkan beban keuangan naik dari Rp 364,30 miliar menjadi Rp 272,43 miliar.
Sedangkan total aset naik dari Rp 7,26 triliun menjadi Rp 7,33 triliun pada 2023. Total liabilitas diturunkan tipis dari Rp 4,79 triliun menjadi Rp 4,733 triliun. Kas dan setara kas perseroan akhir tahun turun dari Rp 932,17 miliar menjadi Rp 760,17 miliar.

