IHSG Ditutup Anjlok 1,61%, Sebaliknya Saham ROCK hingga EMAS Berjaya
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/3/2026), ditutup anjlok sebanyak 114,92 poin (1,61%) menjadi 7.022,29. Rentang pergerakan 6.917-7.137 dengan nilai transaksi Rp 13,54 triliun.
Pergerakan indeks hari ini fluktuatif hingga sempat sentuh level terendah harian tahun ijni 6.917 menjelang libur panjang Nyepi dan Lebaran. Penurunan indeks BEI hari ini merupakan yang terbesar di pasar Asia.
Baca Juga
Hashim Ungkap Presiden Prabowo Nilai Program 3 Juta Rumah 'Lambat', Ini Penyebabnya
Koreksi tersebut dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi 2,24%, sektor material dasar 1,82%, sektor property 2,28%, sektor teknologi 2,34%, dan sektor transportasi 1,57%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan, kesehatan, dan industri.
Kejatuhan indeks kali dipicu atas pelemahan dahsyat saham big cap, seperti saham DSSA turun 8,03%, MLPT jatuh 11,48%, AMMN turun 8,89%, BREN turun 5,16%, TPIA jatuh 5,50%, dan BRPT jatuh 8,76%. Sebaliknya EMAS menjadi bintang dari saham big cap hari ini.
Adapun saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu tiga saham melesat hingga auto reject atas (ARA) ROCK naik 24,78% menjadi Rp 2.820, FISH menguat 24,63% menjadi Rp 835, INTD naik 24,76% menjadi Rp 262, dan TRIN naik 24,39% menjadi Rp 765.
Meski tak ARA, saham LRNA melesat 21,88% menjadi Rp 234 dan EMAS melambung 17,86% menjadi Rp 9.075. Begitu juga dengan TRUE menguat 16% menjadi Rp 145.
Baca Juga
Pekan lalu, IHSG mencatatkan penurunan sebanyak 448,47 poin (5,91%) ke terendah baru tahun 2026 level 7.137,21. Berlanjutnya pelemahan tersebut menjadikan total penurunan IHSG sepanjang 2026 berjalan telah mencapai 17,46%.
Penurunan tersebut lanjutkan pelemahan siginifikat atas IHSG sebanyak 649,79 poin (7,89%) menjadi 7.585,68 pada pekan sebelumnya. Penurunan beruntun tersebut menjadikan pelemahan indeks saham BEI yang paling dalam di dunia sepanjang year to date (ytd) dengan persentase pelemahan 17,46%.

