Market Cap BREN Terbesar ke Dua Sesi I, Kini Kejar BBCA
JAKARTA, investortrust.id – Kapitaliasi pasar (market cap) PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) akhirnya berhasil menyalip PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) pada penutupan perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/11/2023).
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham sesi I BEI, saham BREN ditutup melesat Rp 375 (6,58%) ke level tertinggi baru Rp 6.075. Saham emiten Prajogo Pangestu ini bergerak dalam rentang Rp 5.675-6.075. Lompatan harga tersebut menjadi market cap BREN tembus Rp 812,75 triliun.
Baca Juga
Sebaliknya saham BBRI ditutup turun Rp 25 (0,48%) menjadi Rp 5.225. Saham bank pelat merah ini bergerak di zona merah Rp 5.175-5.225 sepanjang sesi I hari ini. Hal ini menjadikan market cap perseroan mencapai Rp 792,10 triliun. Sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih kokoh diperingkat pertama dengan market cap Rp 1.15,63 triliun.
Berdasarkan data, salip-salipan market cap BREN dan BBRI telah berlangsung dalam tiga hari berturut-turut. Namun jelang penutupan market cap BBRI tetap unggul dan belum dapat tergusur dari posisinya peringkat dua setelah BBCA.
Baca Juga
Market Cap BREN dan BBRI Kembali Salip-salipan, Siapa Yang Unggul?
Sebelumnya, Barito Renewable (BREN) akan membagikan dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 523,41 miliar. Padahal, perseroan baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhitung sejak 10 Oktober 2023.
Coporate Secretary BREN Merly mengatakan, dewan direksi dan komisaris menyetujui dividen interim senilai Rp 523,41 miliar atau setara dengan Rp 3,91 per saham. Dividen tersebut rencanaya dibagikan pada 8 Desember 2023.

