Penguatan Harga Tak Terbendung, Market Cap BREN Kejar BBCA
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan harga saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) tak terbendung usai berhasil menyalip kapitalisasi (market cap) saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) akhir pekan lalu.
Berdasarkan data perdagangan saham intraday sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BREN kembali melesat senilai Rp 400 (6,32%) menjadi Rp 6.725. Saham perusahaan Prajogo Pangestu ini begerak dalam rentang Rp 6.350—6.900.
Baca Juga
Market Cap Rp 846,19 Triliun, Barito Renewable (BREN) Peringkat Dua di BEI
Dengan penguatan tersebut, market cap BREN melesat menjadi Rp 900 triliun. Angka tesebut memperkuat posisi BREN sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di BEI. Kenaikan tersebut memperlebar perbedaan nilai market cap perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 792 triliun.
Dengan peningkatan tersebut, market cap BREN terus melaju mendekati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di peringkat atas dengan nilai Rp 1.106 triliun.
Terkait kepemilikan saham BREN, Prajogo Pangestu bertindak sebagai pengendali dengan memegang sebanyak 66,73 miliar saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) atau setara dengan 71,19% saham. Hingga penutupan perdagangan saham sesi I, market cap BRPT menembus level Rp 109,21 triliun.
Baca Juga
Prajogo Pangestu Teratas US$ 41,60 Miliar, Berikut Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia
Prajogo melalui BRPT juga bertindak sebagai pengendali BREN dengan kepemilikan 6,51 miliar saham BREN atau setara dengan 64,666%. Sebagaimana diketahui BREN kini merupakan saham dengan kapitalisaswi terbesar kedua di BEI bernilai 846,19 triliun.
Sebelumnya, Barito Renewable (BREN) membukukan kenaikan laba bersih menjadi US$ 82,60 juta hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 75,74 juta.
Baca Juga
Listing Sebulan, Barito Renewables (BREN) Langsung Bagikan Dividen Interim
Manajemen Barito Renewables (BREN) dalam publikasi laporan keuangan menyebutkan, kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari US$ 423,51 juta menjadi US$ 445,27 juta.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan beban keuangan dari US$ 62,66 juta menjadi US$ 100,54 juta. Kenaikan tersebut menjadikan laba sebelum pajak penghasilan turun dari US$ 241,71 juta menjadi US$ 223,70 juta.
Barito Renewables (BREN) juga mencatatkan kenaikan total aset dari US$ 3,39 miliar menjadi US$ 3,48 miliar. Total liabilitas juga naik dari US$ 2,95 miliar menjadi US$ 3,02 miliar.

