Net Sell Berlanjut Rp 117,47 Miliar, Asing Obral 3 Saham Big Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 117,47 miliar, seiring penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/3/2026), sebanyak 224,91 poin (3,05%) ke level terendah baru dalam delapan bulan terakhir 7.137.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham BMRI senilai Rp 470,34 miliar, BBNI senilai Rp 178,25 miliar, BBRI mencapai Rp 133,65 miliar. GOTO senilai Rp 42,57 miliar, dan INDF sebanyak Rp 37,43 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak, yaitu saham AADI sebanyak Rp 104,99 miliar, NSSS mencapai Rp 74,66 miliar, ENRG mencapai Rp 70,48 miliar, BIPI mencapai Rp 69,72 miliar, dan ITMG mencapai Rp 54,80 miliar.
Baca Juga
OJK Siap Sahkan Aturan Baru BEI Usai Lebaran, Free Float Emiten Naik Jadi 15%
Terkait penurunan IHSG hari ini tercatat yang terburuk di kawasan Asia. Pelemahan tersebut dipicu kejatuhan seluruh sektors aham, seperti sektor material dasar melemah 3,87%, sektor industry 3,46%, sektor konsumer primer 3,55%, sektor teknologi 3,41%, sektor infrastruktur 3,86%, sektor transportasi 3,87%, dan sektor keuangan 1,60%.
Kejatuhan dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham big cap, seperti saham DCII, DSSA, MLPT, MORA, AMMN, BYAN, BREN, EMAS, BNLI. Kejatuhan juga dipicu atas penurunan seluruh saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Meski IHSG terjun bebas, tiga saham berikuti justru berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), saham PSDN naik 34,95% menjadi Rp 139, ROCK naik 24,86% menjadi Rp 2.260, dan DUTI menguat 24,81% menjadi Rp 4.880. Kenaikan juga melanda saham ASPR naik 24,82% menjadi Rp176, TIFA naik 15,24% menjadi Rp 378, dan BESS melesat 11,63% menjadi Rp 1.440.
Baca Juga
OJK evaluasi Papan Pemantauan Khusus BEI, Hindari Spekulasi Pasar
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 27,28 poin (0,37%) menjadi 7.362,12 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1 triliun. Net buy terbanyak disumbangkan saham ADRO Rp 209,73 miliar, AADI senilai Rp 196,34 miliar, dan BMRI mencapai Rp 184,83 miliar.
Pelemahan tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar, konsumer primer, sektor property, sektor infrastruktur, sektor industry, dan sektor industry.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut masih berhasil catatkan kenaikan harga pesat, seperti saham KUAS naik 29,89% menjadi Rp 113, ALKA menguat 24,57% menjadi Rp 1.090, CSMI naik 20% menjadi Rp 96, KINO menguat 17,06% menjadi Rp 1.235, dan KSIX naik 16,23% menjadi Rp 358.

