Net Sell Berlanjut Rp 401 Miliar, Asing Obral Lima Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp 401,84 miliar, seiring dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/1/2024), sebanyak 25,57 poin (0,35%) menjadi 7.227,40.
Net sell terbanyak melanda saham PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 110,28 miliar, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 82,56 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 65,77 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 48,08 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 41,58 miliar.
Baca Juga
Survei Poltracking: Prabowo-Gibran 46,7%, Anies-Cak Imin 26,9%, dan Ganjar-Mahfud 20,6%
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak oleh pemodal asing, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 63,70 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 43,10 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 32,11 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 30,68 miliar, dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) Rp 26,61 miliar.
Terkait pelemahan indeks hari ini dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor kesehatan 1,06%, saham sektor energi 0,76%, sektor teknologi 0,83%, sektor infrastruktur 0,75%, dan sektor transportasi 0,83%.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Pangestu Berbalik Anjlok, BREN dan CUAN Terparah
Sebaliknya penguatan melanda beberapa sektor saham, yaitu saham sektor material dasar 0,62%, sektor keuangan 0,27%, dan sektor consumer non primer 0,01%.
Meski IHSG terkoreksi, saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 18 (33,96%) menjadi Rp 71. Penguatan juga melanda saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) sebanyak Rp 170 (22,37%) menjadi Rp 930, saham PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) menguat Rp 410 (20,10%) menjadi Rp 2.450, dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) melesat Rp 4 (8,70%) menjadi Rp 50.

