IHSG Berpeluang Rebound, Tiga Saham Dipimpin BBNI Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/3/2026), berpeluang teknikal rebound setelah mengalami penurunan dahsyat berhari-hari. Tiga saham ini layak direkomendasikan beli, yaitu BBNI, ITMG, dan LSIP.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG berpeluang technical rebound, seiring koreksi harga minyak setelah rencana G7 melepas cadangan minyak strategis. Rebound juga didukung beberapa saham yang sudah berada di area support dan oversold.
Baca Juga
Prabowo Minta Rakyat Indonesia Bersiap Hadapi Dampak Perang Timur Tengah
“Secara teknikal, IHSG akan bergerak dalam rentang support 7.200–7.300 dan resistance di 7.400–7.500. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi aksi tunggu rilis data retail sales Indonesia,” terangnya.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan bursa saham Wall Street setelah Dow Jones naik 0,50% semalam. Kenaikan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,83% dan Nasdaq melesat 1,38%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BBNI dengan target harga Rp 4.360-4.460, ITMG dengan target harga Rp 28.950-30.175, dan LSIP dengan target harga Rp 1.355-1.430.
Baca Juga
Prabowo Gelar Pertemuan di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Lebaran 2026
Kemarin, IHSG ditutup turun parah sebanyak 248,32 poin (3,27%) menjadi 7.337. Bahkan, IHSG intraday sesi I sempat anjlok lebih dari 5,5% menjadi 7.156.
Penurunan dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 4,59%, sektor energi 4,33%, sektor industry 4,04%, sektor property 4,57%, sektor transportasi 5,22%, sektor konsumer non primer 3,50%, dan sektor infrastruktur 3,75%.
Meski IHSG terjerembab, kedua saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu SHID naik 24,50% menjadi Rp 940 dan RANC menguat 24,53% menjadi Rp 660. Kenaikan juga melanda saham OILS sebanyak 17,76% menjadi Rp 252, BSIM menguat 14,92% menjadi Rp 1.040, dan MKAP naik 14,43% menjadi Rp 1.150.

