Terburuk di Asia, IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,61%, Saham Big Cap Berguguran
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (6/3/2026), ditutup terjun parah sebanyak 201,44 poin (2,61%) menjadi 7.509,10. Penurunan IHSG tercatat yang paling dalam di pasar Asia hari ini.
Berdasarkan data pergerakan indeks dalam rentang 7.504-7.7.14 dengan nilai transaksi turun menjadi Rp 8,80 triliun. Penurunan dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor consumer primer turun 4,78%, sektor industry melemah 4,69%, sektor energi terjun 3,79%, sektor material dasar 3,61%, dan infrastruktur 3,37%.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Makin Menjauh dari Rekor Rp 3,168 Juta
Penurunan indeks juga dipengaruhi kejatuhan saham big cap, seperti FILM, MORA, EMAS, PGUN, DSSA, PANI, dan BYAN. Kejatuhan juga dipicu penurunan dahsyat saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, BRPT, CUAN, PTRO, dan CDIA.
Sebaliknya saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu saham SKBM naik 24,65% menjadi Rp 885, ALKA naik 24,53% menjadi Rp 660, ENZO menguat 20,88% menjadi Rp 110, PSDN naik 19,47% menjadi Rp 135, dan ROCK melesat 16,50% menjadi Rp 2.400.
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 133,48 poin (1,76%) menjadi 7.710 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 210,01 miliar. Net sell terbanyak melanda saham TLKM Rp 75,75 miliar, BBRI mencapai Rp 62,90 miliar, dan BBNI sebanyak Rp 50,81 miliar.
Baca Juga
VinFast Mulai Produksi Massal Mobil Listrik di Subang April 2026, Diawali Model VF5
Kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti consumer primer 3,40%, sektor industry naik 2,80%, dan sektor material dasar naik 2,63%. Sisanya, consumer non primer, keuangan, kesehatan, dan property, cetak kenaikan lebih dari 1%
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu sejumlah saham naik hingga auto reject atas (ARA) KOKA menguat 35% menjadi Rp 270, RODA naik 34,55% menjadi Rp 74, LAND naik 34,48% menjadi Rp 78, BIPP naik 34,48%, dan ENZO melesat 33,82% menjadi Rp 91.

