Makin Parah! IHSG Tergerus 3,80% hingga Pukul 10.00 WIB Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/3/2026), makin parah mencapai 300 poin (3,80%) menjadi 7.639 hingga pukul 10.00 WIB. Penurunan tajam ini mengikuti pelemahan dahsyat bursa saham Asia pagi ini memasuki hari keempat perang Iran.
Seluruh sektor saham tertekan dengan penurunan paling parah dicatatkan saham sektor material dasar lebih dari 7%, disusul sektor consumer primer hampir 5%, sektor industry 4,12%, sektor infrastruktur 4,45%, dan sektor keuangan 2,65%.
Baca Juga
Purbaya Ungkap Anggaran RI Bisa Bertahan Setahun jika Timur Tengah Terus Berkecamuk
Tekanan indeks juga datang dari kejatuhan seluruh saham big cap, seperti BREN, EMAS, MLPT, DSSA, PANI, TPIA, BRPT, CUAN. Pelemahan juga melanda saham perbankan, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Meski IHSG dibuka anjlok, dua saham berikut catat penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham IFSH naik 25% menjadi Rp 3.250 dan SOTS naik 24,59% menjadi Rp 1.140,
Kemarin, IHSG kembali terjungkal sebanyak 77,06 poin (0,96%) menjadi 7.939. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,44 triliun di seluruh pasar setelah adanya crossing saham SGRO Rp 4,73 triliun melalui pasar negosiasi.
Baca Juga
AS Siap Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz, Perang Iran Memasuki Hari Keempat
Penurunan indeks kemarin dipicu kejatuhan saham sektor material dasar dengan pelemahan 3,85%, sektor transportasi 2,10%, sektor consumer primer 1,05%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor property 0,87%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi dan industry.
Sebaliknya sejumlah saham ini tetap perkasa dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW sebanyak 34,38% menjadi Rp 129 dan RMKO naik 25% menjadi Rp 725. Kenaikan juga melanda saham ARTA sebanyak 24,19% menjadi Rp 3.850, IFSH naik 23,81% menjadi Rp 2.600, dan HUMI naik 19,61% menjadi Rp 244.

