Net Buy Rp 387,78 Miliar, Saham SMMA Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 387,78 miliar di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/2/2026), ditutup melemah sebanyak 36,15 poin (0,44%) menjadi 8.274,08.
Net buy tersebut ditopang adanya crossing saham SMMA dari pemodal domestic ke pemodal asing senilai Rp 500 miliar melalui pasar negosiasi. Net buy lainnya disumbangkan saham MBMA Rp 249,95 miliar, ANTM Rp 172,96, SUPA senilai Rp 121,79 miliar, dan UNTR mencapai Rp 113,02 miliar.
Baca Juga
BI Proyeksikan Inflasi pada Ramadan dan Idulfitri 2026 akan Terjaga
Sebaliknya net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham BBCA sebanyak Rp 391,20 miliar, BMRI mencapai Rp 222,82 miliar, INKP senilai Rp 146,22 miliar, MEDC sebanyak Rp 47,28 miliar, dan INET senilai Rp 45,87 miliar.
Terkait penurunan IHSG hari ini dipicu atas atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,03%, sektor teknologi 1,16%, sektor infrastruktur 0,27%, sektor industry 0,26%, dan infrastruktur 0,27%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, consumer primer, dan energi.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOCI naik 35% menjadi Rp 216, saham BRRC menguat 34,04% menjadi Rp 126, SOTS naik 25% menjadi Rp 2.350, RMKO naik 24,69% menjadi Rp 1.010, NATO naik 24,62% menjadi Rp 810, SKBM menguat 24,55% menjadi Rp 685, dan ARKO menguat 20% menjadi Rp 9.000.
Baca Juga
Laba Bersih Danamon (BDMN) Tumbuh 14% Jadi Rp 4 Triliun di 2025
Meski tak ARA, saham ini cetak penguatan pesat, seperti HDIT naik 27,94% menjadi Rp 86, PART naik 23,33% menjadi Rp 222, dan ASHA naik 23,29% menjadi Rp 90.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 25,62 poin (0,31%) menjadi 8.265 dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,48 triliun. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu BBCA sebanyak Rp 890,06 miliar, BUMI senilai Rp 525,81 miliar, dan DEWA mencapai Rp 256,51 miliar.

