Sepekan, IHSG Terkoreksi Dipicu Pelemahan Dalam Beberapa Sektor Saham Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan ini atau periode 2-6 Oktober 2023 ditutup terkoreksi sebanyak 0,74% menjadi 6.888,51. Sedangkan level tertinggi pergerakan indeks berada di kisaran 6.992.
Penyumbang utama kejatuhan indeks datang dari sektor energi dengan penurunan sebanyak 5,79%, disusul sektor industry turun 3,49%, sektor material dasar melemah 3,02%, dan sektor transfortasi anjlok 2,65%.
Baca Juga
IHSG Tutup Pekan dengan Penguatan, Saham IOTF, SKBM, dan UANG Melesat
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor kesehatan dengan penguatan hingga 4,42%, sektor barang konsumsi non primer 0,76%, sektor teknologi menguat 0,38%, dan sektor barang konsumsi primer hanya naik 0,21%.
Penurunan tersebut menjadikan total kapitalisasi pasar (market cap) BEI turun tipis 0,32% menjadi sebesar Rp10.255 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya senilai Rp 10.288 triliun.
Baca Juga
Jelang Listing BREN, Tiga Saham Emiten Prajogo Pangestu Ini Melesat
BEI juga mencatatkan penurunan rata-rata volume transaksi harian bursa, yaitu sebesar 26,10% dari 24,52 miliar menjadi 18,12 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 11,72% menjadi Rp 10,32 triliun dari Rp 11,69 triliun.
Sedangkan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 26,88 miliar, sehingga total net sell oleh investor asing sepanjang 2023 berjalan mencapai Rp 5,249 triliun.

