Cek Rekomendasi Terbaru Saham BBCA, BMRI dan BBRI, Target Harganya Masih Jauh!
JAKARTA, investortrust.id – Mirae Asset Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi overweight di sektor perbankan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pilihan teratas di sektor ini.
Sementara itu, untuk saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Mirae menurunkan rekomendasinya dari buy menjadi trading buy.
Adapun BMRI, meski jadi pilihan teratas, rekomendasi yang diberikan turun dari trading buy menjadi hold, karena kenaikan harga saham baru-baru ini.
“Target harga kami tetap tidak berubah,” tegas Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Handiman Soetoyo dan Abyan Yuntoharjo dalam riset yang dipublikasi pada Senin (8/1/2024).
Baca Juga
Target Saham ANTM dan INCO Dipangkas, Mirae Masih Rekomendasikan Beli
Mereka menyebutkan, laporan kebijakan moneter bulanan Bank Indonesia (BI) menunjukkan, pertumbuhan pinjaman sampai November 2023 meningkat 9,7% secara tahunan (yoy) dibandingkan pertumbuhan Oktober 2023 sebesar 9% (yoy), mencapai Rp 6.930 triliun.
“Secara bulanan, kredit tumbuh sebesar Rp 66,2 triliun atau 1% (MoM), jauh lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan bulanan tahun ini, sejalan dengan pola musiman,” sambung keduanya.
Setelah penurunan tajam pada Oktober, laporan kebijakan moneter bulanan BI menunjukkan bahwa pertumbuhan simpanan terus menurun menjadi 3% (yoy) per November 2023 dari 3,4% (yoy) bulan sebelumnya, mencapai Rp 8.029 triliun.
Sedangkan secara bulanan, total simpanan meningkat Rp 46,2 triliun atau 0,6% (MoM), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya Rp 81,6 triliun yang sekitar 1% (MoM).
“BBRI membukukan peningkatan pendapatan terbaik pada November, berkat pertumbuhan PPOP (pre-provision operating profit) yang kuat yang berasal dari pertumbuhan kredit yang luar biasa khususnya di segmen mikro. Sedangkan pendapatan BMRI dan BBNI relatif stabil di bulan November,” jelas Handiman dan Abyan.
Mereka menambahkan, kinerja BBCA mengalami sedikit kemunduran pada November 2023, terutama karena kerugian nilai tukar meski hasil kumulatif kinerja Januari-November 2023 cukup baik. BMRI memimpin dalam hasil keseluruhan sebelas bulan pertama tahun lalu, disusul oleh BBCA, BBNI, dan BBRI.
Baca Juga
Bergerak Dramatis, Saham Pendatang Baru Citra Nusantara (CGAS) dari Koreksi hingga Cetak ARA
Mirae Asset Sekuritas mencatat, seluruh hasil kinerja bank-bank tersebut sejalan dengan perkiraan konsensus. “Berdasarkan perkiraan kami, hasil BBCA, BMRI, dan BBNI sejalan, sementara BBRI tidak mencapai angka tersebut,” sambungnya.
Bank-bank akan mulai mengumumkan hasil kinerja setahun penuh 2023 dalam dua sampai tiga pekan ke depan. Hal ini menurut Mirae Asset akan menjadi hasil yang paling mengesankan bagi BMRI.
Sebagaimana dinyatakan dalam laporan mereka sebelumnya, Mirae Asset memperkirakan sebagian besar bank besar akan memberikan dividen yang menarik dalam rapat pemegang saham mendatang sekira medio Februari-April 2024.
“Harga saham telah meningkat pesat sejak rilis laporan kami sebelumnya, sehingga sedikit mengurangi imbal hasil. Meski demikian, kami menilai imbal hasil saat ini masih menarik,” tulis Handiman dan Abyan.

