Pengunduran Diri Pejabat BEI-OJK Diyakini Tak Ganggu Jalannya Pasar Modal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pengunduran diri pejabat Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diyakini tak mengganggu jalannya pasar modal secara fundamental.
Pengamat pasar modal Reydi Octa menilai, pelaku pasar masih melihat stabilitas kebijakan dan mekanisme perdagangan tetap terjaga selama tidak ada perubahan struktural yang signifikan.
Baca Juga
Mundurnya Petinggi BEI dan OJK Dinilai Upaya Menjaga Kredibilitas Pasar Saham
Reydi pun meyakini, mundurnya sejumlah pejabat BEI-OJK tidak serta-merta berdampak negatif terhadap aktivitas dan kinerja pasar modal Indonesia.
“Menurut saya, mundurnya pejabat OJK dan BEI tidak serta merta mengganggu jalannya pasar modal, selama figur pengganti tidak menerapkan kebijakan yang merubah struktural dan mekanisme pasar modal secara luas,” ujar Reydi kepada investortrust.id, Sabtu (31/1/2026).
Meski demikian, Reydi masih memperkirakan adanya peluang volatilitas pasar dalam jangka pendek, terutama pada awal perdagangan setelah informasi pengunduran diri tersebut diterima pelaku pasar.
“Namun, perdagangan awal senin besok memang cenderung fluktuatif, karena investor mungkin masih perlu waktu untuk mencerna informasi,” imbuh Reydi.
Baca Juga
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia stabil dengan fundamental kuat. Dengan begitu dia menjelaskan, pergerakan IHSG yang turun tajam dua hari berturut-turut pada Rabu (28/1/2026) dan Kamis (29/1/2026) lalu, tidak mencerminkan kondisi makro ekonomi Indonesia.
“Saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh. Kemarin orang Bea Cukai saya ganti 34 orang, 35 orang. Minggu depan mungkin sekitar 70 orang orang pajak saya akan putar, ke tempat yang lebih sepi,” katanya.
